Balipolitika.com- Kolombia bentrok Ghana pada laga hidup mati babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Arrowhead Stadium, Kansas City. Duel fase gugur ini dijadwalkan kick-off Sabtu, 4 Juli 2026, jam 08.30 WIB. Pemenang laga sistem gugur langsung lolos. Sedangkan yang kalah maka langsung pulang kampung.
Bagan turnamen terbuka lebar. Jalur menuju babak perempat final terhitung sangat menguntungkan kedua kubu dibanding sektor sebelah. Pemenang duel akan menantang Swiss atau Aljazair di perdelapan final mendatang.
Datang membawa kepercayaan diri sangat tinggi bagi skuad Los Cafeteros. Status juara Grup K mereka sandang. Uzbekistan dan RD Kongo sukses dilibas sebelum ditahan imbang tanpa gol oleh Portugal.
Kembalinya performa impresif finalis Copa America 2024 dipamerkan anak asuh Nestor Lorenzo sepanjang fase grup. Mereka tampil sangat agresif. Menyerang total. Kontrol laga dominan lewat tusukan mematikan sektor sayap.
Sebaliknya, Ghana mengamankan tiket fase gugur lewat jalur peringkat ketiga terbaik Grup L. Tembok pertahanan kokoh diperlihatkan Black Stars walau mereka sangat minim mencetak gol ke gawang lawan. Skuad ini dihuni pemain berpengalaman.
Identitas bermain disiplin tertanam kuat sejak kehadiran pelatih gaek Carlos Queiroz di kursi nakhoda. Sulit sekali ditembus. Panama berhasil dikalahkan 1-0 dan raksasa Inggris dipaksa bermain imbang kacamata.
Tetapi, mereka sempat kalah tipis 1-2 saat berhadapan dengan Kroasia. Bukti ketahanan skuad Afrika. Lagipula, tantangan yang menghadang kali ini bakal jauh berbeda dibanding laga sebelumnya.
Intensitas serangan Kolombia jauh lebih tinggi. Terutama dari sektor flank kiri dan kanan lapangan. Kecepatan menjadi andalan utama Lorenzo sepanjang turnamen di Amerika Serikat ini.
Selanjutnya, kabar baik berembus bagi kubu Los Cafeteros menjelang peluit pertama dibunyikan wasit. Masalah cedera nihil dialami tim. Seluruh pilar utama bugar dan siap turun sejak menit pertama permainan.
Luis Diaz dipastikan mengisi pos penyerang sayap. James Rodriguez mendampingi. Luis Suarez yang sempat meragukan saat melawan Portugal kini dilaporkan pulih total untuk menjadi starter. Skuad mereka sangat menakutkan.
Beda nasib, kecemasan justru melanda kubu lawan terkait kondisi penyerang andalan Antoine Semenyo. Masalah pergelangan kaki masih menghantui pemain berusia 26 tahun tersebut. Kemungkinan besar ia dipaksakan turun.
Kebugaran kiper utama Lawrence Ati Zigi juga masih diragukan tim medis. Benjamin Asare disiapkan di bawah mistar. Jordan Ayew tetap diplot menjadi ujung tombak tunggal pemburu gol.
Singkatnya, sejarah mencatat laga di Kansas City ini merupakan pertemuan pertama kedua negara. Belum pernah bertemu. Hukum permainan FIFA nomor 12 mengenai pelanggaran keras akan ditegakkan ketat oleh pengadil lapangan. Kedisiplinan menjadi kunci vital.
Kedua tim dipastikan tampil ngotot demi menjaga gengsi negara masing-masing di kejuaraan akbar empat tahunan ini. Laga diprediksi ketat. Siapa lengah di area penalti bakal langsung angkat koper.
Pada akhirnya, keunggulan kualitas individu dan momentum positif fase grup membuat Kolombia lebih diunggulkan melaju ke babak 16 besar. Senjata utama ada pada Daniel Munoz dan Luis Diaz yang berpotensi merusak organisasi pertahanan lawan. “Kami harus waspada serangan balik kilat mereka,” pungkas Nestor Lorenzo. (BP/CHA).













