MANCHESTER, Balipolitika.com- Bintang lapangan tengah Rodri dipastikan kembali merapat ke markas latihan Manchester City pada Jumat (14/8) besok. Kepastian itu ditegaskan manajer Enzo Maresca usai meredam gempuran rumor transfer menuju Barcelona.
Pemain 30 tahun itu absen panjang dari tur pramusim. Libur ekstra didapatnya usai membela Timnas Spanyol di panggung Piala Dunia 2026. Di Etihad, dia belum tampak saat City menggilas Atletico Madrid 3-1 pada laga uji coba di tempat netral, Minggu (9/8) lalu.
Tetapi, tawaran resmi Barcelona senilai 51 juta pounds atau setara Rp1,1 triliun memicu gejolak di internal tim. Manajemen The Citizens menolak proposal kedua itu secara mentah-mentah.
Klub pemenang trofi tersebut meminta tebusan hingga mendekati 70 juta pounds. Angka tinggi dipasang.
“Rodri akan kembali berlatih bersama kami hari Jumat,” ujar manajer Manchester City Enzo Maresca di Manchester, Senin.
Rumor hengkang tak digubrisnya. Maresca menegaskan belum ada kesepakatan baru terkait kepindahan sang pemain ke Camp Nou.
“Belum ada perkembangan baru,” kata Maresca menambahkan.
Dengan demikian, juru taktik asal Italia itu tetap mematok sang pemain masuk dalam skenario utama skuad musim 2026/2027. Kehadiran gelandang bertahan ini dinilai sangat vital bagi kesetimbangan tim.
Gelandang jangkar ini telah mengemas 298 penampilan, 28 gol, serta 30 assist sejak mendarat di Manchester. Total 12 piala telah dipersembahkannya. Trofi Premier League dan Liga Champions berhasil digenggam.
Gelar Ballon d’Or pun sukses direbutnya. Prestasi mentereng. Laga kontra Atletico akhir pekan lalu menjadi panggung uji coba penutup City sebelum duel sengit menguras keringat.
Pasukan Maresca dijadwalkan bentrok meladeni Arsenal pada ajang Community Shield, 16 Agustus 2026 mendatang. Singkatnya, mempertahankan peraih Ballon d’Or itu menjadi opsi krusial demi merebut kembali tahta Liga Inggris yang makin kompetitif.
Rival utama mulai goyah. Arsenal dihantam badai cedera William Saliba, sedangkan Liverpool dan Chelsea masih sibuk adaptasi bersama juru taktik anyar mereka.
Man United juga belum punya kedalaman skuad ideal di area vital. Celah bagus. Maresca paham betul situasi itu. Selanjutnya, manajemen sebetulnya sudah memboyong Elliot Anderson sebagai antisipasi awal penyeimbang lini tengah.
Perburuan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, yang baru berusia 18 tahun turut digencarkan. Namun pengganti sepadan belum ada. Tidak ada pilar di pasar transfer saat ini yang mampu menandingi kapasitas serta pengalaman murni Rodri.
Lagipula, kepergian sang jenderal bakal memaksa Maresca merombak total struktur permainan tim dari dasar. Mempertahankannya semusim lagi menjadi keuntungan tak ternilai bagi The Citizens. Pada akhirnya, keputusan akhir kepindahan berada di tangan manajemen dan sang pemain sebelum bursa transfer resmi ditutup. (BP/CHA).













