BALI, Balipolitika.com – Sergei Domogatskii, selebgram asal Rusia yang terkenal sebagai Mr Terimakasih karena aksi sosialnya berbagi uang dan kecintaannya pada Bali, kini menghadapi kasus hukum.
Namun sebelum itu, ia menulis di Instagram pribadinya bahwa ia tahu kasus ini akan datang pada dirinya. “Saya sudah tahu sebelumnya tentang rencana orang-orang yang ingin menghancurkan saya,” sebutnya.
Kasus Sergei Domogatskii menjadi kontroversi, usai seorang yang awalnya melaporkan dugaan tindak pidana kini berubah status menjadi terlapor dalam kasus berlapis.
Dari dugaan penipuan investasi hingga penghinaan, di tengah tudingan kontroversial soal suap kepada aparat.
Kontroversi mencuat saat pertamakali ia mengunggah foto Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya tudingannya soal dugaan suap kepada aparat kepolisian dari kelompok yang ingin menjebloskannya ke penjara.
Dalam unggahannya tersebut, Sergei menyebut adanya pihak yang mengumpulkan dana hingga $30.000 (hampir Rp500 juta) untuk membayar oknum polisi agar mempidanakan dirinya.
Yang paling mengejutkan, Domogatskii bahkan secara gamblang menandai akun Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, dalam unggahannya yang selanjutnya oleh sang Kapolda ada balasan di feed Instagram resmi orang nomor satu di institusi Polda Bali itu.
Kemudian muncul saling klaim kebenaran antara Mr Terimakasih dengan berbagai pihak termasuk mantan istrinya yang ia sebut-sebut di laman Instagramnya.
Ia kemudian mengalami dugaan pemerasan dan kekerasan yang laporannya ke Polda Bali. Namun kemudian justru berbalik menjadi terlapor dalam kasus berlapis, termasuk dugaan penipuan investasi dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah serta penghinaan di ranah media sosial.
Laporan terhadap Sergei datang dari 12 Warga Negara Asing (WNA). Peristiwa ini kontras tat kala citra Sergei Domogatskii sebagai sosok dermawan di media sosial dengan kasus hukum yang ia hadapi saat ini.
Mr Terimakasih membagikan kisahnya bahwa ia adalah sosok yang datang dari masa lalu yang sulit. Ia datang ke Bali beberapa tahun yang lalu, menetap dan belajar secara otodidak Bahasa Indonesia yang paling lekat adalah kata terimakasih yang membuat dirinya lekat terkenal dengan nama Mr Terimakasih.
Bali bak menjadi rumah kedua WNA asal Rusia ini, ia banyak keterlibatan sosial dekat dengan komunitas lokal di Bali dengan berbagai kegiatan bagi-bagi uang kepada orang yang ia jumpai.
Di balik citra sukses dan dermawannya saat ini, ia memiliki potret kisah masa kecil yang miskin, mulai dari mencuci mobil di usia 12 tahun untuk mencari uang pertamanya, bisnis kosmetik pada usia 17 tahun, hingga menjadi developer properti sukses di usia 28 tahun dan memperoleh 1 Juta US Dollar pertamanya.
Kisah hidup yang inspiratif ini kini bertabrakan dengan kenyataan hukum yang kini membelitnya, hal ini menjadi kompleks menunjukkan perkembangan di mana seorang pelapor dugaan tindak pidana kini berubah status menjadi terlapor dalam kasus berlapis.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima total 12 laporan berbeda yang tujuannya kepada Sergei Domogatskii.
“Polda Bali telah menerima laporan sebanyak 12 laporan yang berbeda dari 12 Warga Negara Asing,” ujar Kombes Pol Ariasandy.
Laporan-laporan ini memiliki pokok aduan yang beragam. Yang paling signifikan adalah dugaan penipuan investasi dengan kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.
Selain itu, Sergei juga teradukan terkait penghinaan melalui media sosial. Laporan ini tidak hanya menyasar nama Sergei pribadi, tetapi juga akun media sosial @fachwerk_domogatskogo, serta dua perusahaan yang turut ia laporkan bersamanya, yakni PT RH dan PT BDG. (BP/OKA)













