MADIUN, Balipolitika.com- Yayasan Khairunnas Madiun kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pendidik bertajuk “Upgrading Guru” yang berlangsung di Gedung Khairunnas Madiun, Sabtu, 27 September 2025 mulai pukul 08.30 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan Walidha Tanjung Files, S.Sn., seorang pendidik dari SMA Negeri 2 Madiun yang juga dikenal sebagai penulis inovatif dengan nama pena Fileski.
Dalam kesempatan tersebut, Fileski membawakan materi “Strategi Inovatif dan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam.”
Sebagai pemateri, Fileski membagikan informasi terbaru yang diperolehnya dari Direktorat Kemdikdasmen, usai mengikuti kegiatan nasional tentang inovasi pembelajaran selama 4 hari (18–21 September 2025).
Beberapa poin penting yang ia sampaikan meliputi praktik baik penggunaan dan membuat media pembelajaran interaktif (MPI) untuk menciptakan materi yang lebih menarik, serta penerapan strategi pembelajaran, seperti Blended Learning, Flipped Learning, Game Based Learning, Gamifikasi, hingga model pembelajaran PjBL, Inquiry, dan SOLE.
Menurut Fileski, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan kualitas guru di era digital.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Yayasan Khairunnas. Guru harus terus bergerak maju, berinovasi, dan tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi. Melalui forum ini, saya berharap para pendidik semakin percaya diri untuk menghadirkan pembelajaran mendalam yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ungkap Fileski.
Hal senada juga disampaikan oleh Ustazah Fitri Tarwiyati, Kepala PKBM Khairunnas Madiun, yang menekankan pentingnya sinergi antara guru dan lembaga pendidikan.
“Kami menghadirkan kegiatan ini agar para pendidik semakin kaya dengan wawasan dan strategi baru. Dengan menghadirkan narasumber seperti Pak Fileski, kami berharap guru-guru di lingkungan Khairunnas mampu menghadirkan pembelajaran yang inspiratif, menyenangkan, dan bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Ustazah Ceres, salah satu peserta kegiatan, mengaku mendapat banyak inspirasi dari materi yang disampaikan.
“Materinya sangat membuka wawasan saya. Ternyata banyak sekali strategi pembelajaran inovatif yang bisa kita terapkan, terutama dengan bantuan teknologi. Saya merasa lebih termotivasi untuk mencoba blended learning dan media interaktif di kelas saya,” tuturnya penuh semangat.
Kegiatan Upgrading Guru ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Khairunnas Madiun dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik, sehingga dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih baik dan sesuai perkembangan zaman. (bp/ken)













