DENPASAR, Balipolitika.com- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Bali Nusra) dilaporkan ke Polda Bali, Sabtu, 28 Februari 2026.
Laporan Pengaduan Masyarakat tentang dugaan tindak pidana lingkungan hidup dengan tanda bukti laporan bernomor registrasi: Dumas/362/II/2026/SPKT/Polda Bali itu dilayangkan oleh tiga LSM atau Lembaga Swadaya Masyarakat.
LSM Gerakan Bersih-Bersih Bali, LSM Gasos Bali, dan LSM Belati Bali mempolisikan pihak Pertamina karena dinilai menyebabkan kerugian immaterial berupa kerusakan lingkungan tanaman mangrove di Kawasan KSOP Benoa, tepatnya sebelah utara Jalan Tol Bali Mandara dan sebelah barat Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar.
IGN Agus Norman Sasono SM, I Nyoman Gede Wismaya, dan I Wayan Sudira yang masing-masing mewakili Komunitas Bersih-Bersih Bali, Komunitas Belati, serta Komunitas Gasos Bali hadir didampingi Tim Hukum Relawan Advokasi Nusantara.
Adapun Tim Hukum Relawan Advokasi Nusantara terdiri dari 5 orang advokat, yakni Putu Ari Sagita, I Wayan Santi Adnyana, Anak Agung Bagus Jaya Adri Putra, Wishwanata Adi Darma, dan Ni Ketut Ratna Vitri Wijayanti. (bp/ken)













