DENPASAR, Balipolitika.com– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Jhoni Asadoma, M.Hum. hadir di Denpasar dalam rangka kegiatan silahturami dan dilaog bersama diaspora Nusa Tenggara Timur yang berada di Bali, Rabu, 28 Januari 2026.
Langkah ini di ambil untuk bersama-sama mencari solusi atas isu sosial masyarakat NTT yang beredar di media sosial (medsos) akhir-akhir ini.
Pada saat sesi diskusi seorang mahasiswa asal NTT, Adrianus Todang yang beberapa hari lalu terpilih menjadi Wakil Presiden BEM Universitas Warmadewa mengungkapkan beberapa keresahannya yang mewakili mahasiswa asal NTT yang berkuliah di Universitas Warmadewa.
“Beberapa persoalan yang muncul di media sosial hari ini, Pak, sudah sangat berdampak pada rekan-rekan mahasiswa asal NTT. Salah satu keresahan kami yaitu susah untuk mencari tempat tinggal, khusunya kos-kosan,” keluh Adrianus Todang selaku Wapres BEM Universitas Warmadewa.
Harus ada solusi yang baik dari Pemprov NTT terkait persoalan tersebut karena Universitas Warmadewa merupakan kampus nomor satu terbaik swasta di Provinsi Bali.
“Yang menjadikan salah satu pilihan kampus utama bagi teman-teman dari NTT yang melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Dari total 12.000 mahasiswa Unwar saat ini, hampir 40 persen berasal dari Provinsi NTT,” pungkasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa BEM Unwar siap membuka ruang dan menjembatani untuk mempertemukan Pemprov NTT dan mahasiswa asal NTT di Universitas Warmadewa untuk bersama-sama mencari solusi dari persoalan ini.
Mendengar keresahan yang diungkapkan oleh mahasiswa asal NTT tersebut, Wakil Gubernur NTT Dr. Jhoni Asadoma, M.Hum mengapresiasi masukan tersebut.
Ia meminta agar mahasiswa NTT yang berkuliah di Bali untuk selalu menjaga sikap selama berkuliah.
Ungkapnya, Pemprov NTT akan mengatensi lebih lanjut terkait keresehan dari elemen mahasiswa yang berkuliah di Bali, khususnya Universitas Warmadewa. (bp/ken)













