Mencari dan Mengulang
pada tempat yang pernah kukunjungi
aku meninggalkan kenangan
kelak kerinduan menjadi alasan kembali
menempuhi jejak pencarian diri
terasing menemani setiap langkah
menjauhkan segenap duka lara
perjalanan akan mengajarkan tentang
pergi dan mencari, pulang dan mengulang
ceritakanlah padaku tentang
hari-hari yang berlalu tanpa aku
juga akan kuceritakan pula
hari-hari yang kulalui dengan diriku
bila nanti aku pergi
cerita ini hanyalah tentangku
perihal mencari dan mengulang
12.02.2025
Bagian Kecil Masa Lalu
jauh sudah
mengingat cerita masa lalu itu
lantas mengambil bagian kecil
bahagia yang mungkin saja
tertinggal atau terkurung
atau hilang entah kemana
namun kini
masa lalu seakan mendekat
mencoba membuka ingatan
ada celah kecil peristiwa
telah menjadikan jalan ini panjang
kutemukan isak tangisan dulu
berbisik seraya memelukku
“bagilah air mata ini dengan bahagiamu”
12.02.2025
Setelah Kelelahan
ini perihal cara berlari
mengejar samar-samar bayangan
sementara tampak selamanya hilang
begitu saja begitulah sajak
kutulis setelah kelelahan
tak pasti akan berakhir
siapa saja dapatkah mencari
sesuatu dalam diri menyendiri
pada kedalaman menung yang palung
menolak ditenggelamkan khayalan
tiada waktu tersisa bagi
orang-orang sengaja membuang
padanya usia serupa digores masa
sayatan luka menjadi letih
sementara perih menjadi pemanis
dalam asam-garam kehidupan
luahan sesiapa memoles dukanya
kelelahan belum berakhir
kekalahan menunggu takdir
12.02.2025
Bagan Pencarian Rasa Sakit
dimulai dari sebilah ucapan
bermata buta berhati batu
kemudian dibuatkan sebentuk garis
pada luka yang menjadi derita
inilah derita, inilah cerita
keperihan tak perlu diceritakan
kata telah berubah luka
tajam, runcing— pejam, picing
sesuatu akan segera dirasa
segaris ngilu bercabang
membuka pintu-pintu pilu
pada akhirnya menemukan
sakit berpasung bisu
sampai akhirnya mati rasa
12.02.2025
BIODATA
DE EKA PUTRAKHA berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Tulisannya termuat dalam beberapa buku antologi bersama serta media cetak dan online (Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura). Terpilih sebagai Pemenang 10 Resensi Terbaik – Resensi Buku peringkat ASEAN anjuran Persatuan Penyair Malaysia 2020. Buku tunggalnya antara lain; novel “Djiwa” (2022) dan kumpulan puisi “Hikayat Sendiri” (cetakan kedua, 2023). Dapat disapa melalui facebook De Eka Putrakha dan instagram @deekaputrakha.













