DENPASAR, Balipolitika.com– Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta semakin tenar saja.
Saking tenarnya, foto politisi kelahiran Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, 9 Juni 1971 itu dicomot sebagai bintang iklan produk jampi-jampi.
“Santet mati 3 juta, santet sakit 2 juta, santet gila 1,5 juta, santet lumpuh 1 juta, pengunci sukma 300 ribu, pengunci nafsu 350 ribu, pelet lintrik 400 ribu, pelet puter giling 300 ribu, pelet ekstrim 400 ribu, memisahkan hubungan 450 ribu, membuka aura 350 ribu, pasang susuk 350 ribu, menyatukan hubungan 500 ribu, pelet ikat sukma 350 ribu,” demikian paket layanan yang ditawarkan menggunakan latar belakang foto I Nyoman Parta.
Merespons fotonya dipakai model iklan santet, Nyoman Parta berpesan agar masyarakat jangan percaya.
“Wewkwkwkw tegan san penipunya puk. Masak foto tiang dipakai iklan jual jampi-jampi di tiktok. Jeg ada-ada dogen. Jangan percaya ya!” pesan I Nyoman Parta. (bp/ken)














