DENPASAR, Balipolitika.com — Bali Interfood 2026 menghadirkan Indonesia Selection Gelato World Cup kategori individual sebagai salah satu program internasional dalam penyelenggaraan pameran yang berlangsung pada 2–4 September 2026 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali.
Seleksi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk berkompetisi dalam kategori individual. Satu pemenang yang terpilih dari seleksi di Bali selanjutnya akan melanjutkan ke tahapan kompetisi berikutnya di Jakarta.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan Indonesia Selection Gelato World Cup di Bali merupakan bagian dari rangkaian menuju kompetisi berikutnya yang akan berlangsung di Jakarta sebelum berlanjut ke tingkat dunia.
“Pada tanggal 2 September ada Indonesia Selection. Ini perlombaan individual. Pemenangnya nanti akan bertanding di Jakarta,” ujar Daud dalam konferensi pers Bali Interfood 2026 di Nexx Cafe, Jalan Diponegoro, Denpasar, Senin (31/8/2026).

Tahapan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Pemenang dari Indonesia akan berkompetisi bersama perwakilan dari sejumlah negara dalam rangkaian kompetisi tersebut.
Selanjutnya, kompetisi tingkat dunia dijadwalkan berlangsung pada 23–27 Januari 2027 di Rimini, Italia.
Menurut Daud, kesempatan Indonesia menjadi lokasi seleksi tersebut tidak terlepas dari upaya Krista Exhibitions membangun kerja sama dengan penyelenggara kompetisi internasional. Sebelumnya, proses seleksi untuk kawasan Asia Pasifik banyak dilakukan melalui Singapura.
“Kita berinisiatif menghubungi mereka dan menyampaikan bahwa kita mempunyai pameran yang besar di Jakarta. Dari situlah mereka berminat untuk bekerja sama dengan Indonesia,” kata Daud.
Selain kompetisi, penggunaan bahan lokal menjadi salah satu hal yang menarik dalam penyelenggaraan seleksi. Peserta tidak hanya dituntut menghasilkan gelato, tetapi juga mengangkat cerita dari bahan yang digunakan, mulai dari asal-usul hingga proses pengolahannya.
“Bahan yang digunakan harus berasal dari lokal masing-masing negara. Misalnya nangka atau pepaya. Jadi peserta tidak hanya membuat gelato, tetapi juga harus mampu menjelaskan asal-usul bahan, bagaimana bahan tersebut diolah, serta cerita di balik produk yang mereka buat,” jelasnya.
Konsep tersebut membuka peluang bagi bahan pangan lokal untuk dikembangkan menjadi kreasi gelato sekaligus diperkenalkan dalam kompetisi internasional.
Rangkaian program Gelato World Cup Indonesian Selection berlangsung selama tiga hari. Pada 2 September, sejumlah agenda yang dijadwalkan antara lain Gelato Workshop Coconut Mango Dessert dan Mixologist Workshop Morello Cherry Gelato. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Gelato Competition, Gelato Workshop Sorbet Lollies, serta Mixologist Workshop Blood Orange Sorbet.
Selain program gelato, pameran juga menghadirkan berbagai sesi kuliner dan edukasi, antara lain Cinnamon Roll bersama Chef Fajri Winarno, Dimsum Keju Lumer & Ghyong Chilli Oil bersama Chef Lucky R Katili, Bali Beans Manual Brew Class bersama Barista I Made Galih Kresnadana, serta demo Mie Goreng Lada Hitam & Kwetiau Goreng Olive Vegetable bersama Chef Ugay.
Program Main Stage turut menghadirkan sesi Wine Pairings, seperti Wine & Coffee Sensory bersama Bali Beans Coffee, Wine & Chocolate Pairing bersama Mason Chocolates Bali, serta Plant-Based Perfection: A Green Rebel Wine Pairing Workshop.
Dari sisi bisnis, Business Matching Room disiapkan untuk mempertemukan pelaku industri Hotel, Restaurant, Café, dan Bakery (Ho.Re.Ca.Ba) dengan supplier serta exhibitor. Program networking yang dijadwalkan antara lain Ngopi Darat with Purchasing & Supplier Ho.Re.Ca.Ba Bali, Coffee Morning with APKRINDO & APRINDO Bali, Afternoon Tea with IKABOGA & PHRI Bali, serta Meetup with Bali Restaurant Café Associations.
Bali Interfood 2026 diikuti 110 peserta, termasuk 35 UMKM, yang berasal dari delapan negara, yakni Indonesia, China, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Prancis. Penyelenggara menargetkan sekitar 15.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.
Pameran ini juga berlangsung bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, serta Bakery Indonesia Expo 2026, yang mempertemukan pelaku usaha, buyer, distributor, hotel, restoran, kafe, hingga penyedia teknologi dan solusi industri.
Dengan hadirnya Gelato World Cup Indonesian Selection, Bali Interfood 2026 diharapkan menjadi ajang kompetisi internasional yang mempertemukan kreativitas kuliner, potensi bahan pangan lokal, serta peluang bisnis bagi industri hospitality.(*)














