LEPAS: Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat itu diisi dengan aksi bersih-bersih pantai dan pelepasan 300 tukik, Jumat, 7 Agustus 2026. (Sumber: Gung Kris)
GIANYAR, Balipolitika.com – Langit biru di Pantai Lembeng mewarani kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat diisi dengan aksi bersih-bersih pantai dan pelepasan 300 tukik oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Gianyar, pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengatakan, kegiatan kali ini melibatkan sekitar 250 orang kader dan simpatisan yang dikenal sebagai Laskar Biru ikut terlibat dalam kegiatan kali ini yang berlokasi di Pantai Lembeng di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, mengingat destinasi ini mulai dilirik sebagai salah satu destinasi wisata alternatif di Bali.
“Harapan kita tentu Pantai Lembeng ini menjadi pantai yang seksi yang akan banyak dikunjungi oleh wisatawan sehingga kami jaga kebersihan lingkungan. Jadi, semangat kami disitu,” kata Made Mudarta.
Ia menilai kebersihan menjadi faktor penting jika Pantai Lembeng ingin menarik lebih banyak wisatawan. Dengan lingkungan yang terawat, kunjungan wisatawan diharapkan ikut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain membersihkan pantai, Demokrat Bali juga melepas 300 tukik ke laut. Menurut Made Mudarta, pelepasan tukik menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.
“Tadi khan menunggu usia biar sampai 6 hari karena ada beberapa tukik berusia masih tiga hari itu masih di-hold nanti setelah 6 hari lebih baru dilepas agar tukik itu bisa survive menghadapi ekosistem di laut,” kata Made Mudarta.
Lebih lanjut Made Mudarta mengatakan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan bentuk pelaksanaan instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Program tersebut diarahkan untuk mendorong penghijauan, kebersihan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem perairan.
“Gerakan Langit biru Indonesia Asri di Pantai Lembeng menjadi bukti konsistensi Partai Demokrat dalam menggelar program yang menyentuh isu strategis, termasuk pelestarian lingkungan, dalam upaya menghadapi perubahan iklim,” kata Made Mudarta.
Pantai Lembeng Punya Potensi Wisata dan Budaya
Ketua DPC Demokrat Gianyar Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati mengatakan Pantai Lembeng tidak hanya memiliki potensi wisata alam. Kawasan tersebut juga memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat. Pantai Lembeng menjadi salah satu kawasan yang digunakan masyarakat untuk kegiatan Melasti.
Mengingat, di kawasan tersebut, juga terdapat Pura Hyang Sangkur yang disebut sebagai peninggalan zaman dahulu dan merupakan Pura Segara.
Oleh karena itu, Tjok Gde Asmara Putra Sukawati menyebutkan kebersihan kawasan pantai harus menjadi perhatian bersama.
Ia mendorong masyarakat tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga aktif memilah dan memungut sampah yang ditemukan di lingkungan pantai.
“Kami melihat juga teman-teman yang lain memilih namanya Danau untuk bersih-bersih, maka kami melihat pantai Lembeng ini juga harus dibersihkan sehingga kedepannya walaupun sampah datang dari Samudera, tapi jika kita rutin melakukan kebersihan dipastikan Langit Biru Indonesia Asri akan terjadi,” terangnya.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan Pantai Lembeng harus dilakukan secara berkelanjutan. Aksi lingkungan tidak boleh berhenti setelah kegiatan peringatan HUT atau agenda seremonial selesai.
“Ini khan tanggung jawab kita bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita harus menjaga bersama kebersihan pantai beserta lingkungannya. Jadi, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Kabupaten Gianyar gaungnya terus dilakukan berkolaborasi dengan DPD Partai Demokrat Bali bersama kader-kader di daerah untuk bisa terus melakukan hal positif seperti ini,” kata Tjok Gde Asmara Putra Sukawati. (bp/gk)













