BALI, Balipolitika.com – Kecelakaan menegangkan melibatkan kendaraan berat, terjadi di tanjakan Jalan Pedati, Labuhan Sait, Desa Pecatu, Kuta Selatan, pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 11.00 WITA.
Sebuah truk cor molen meluncur mundur, tanpa kendali hingga menghantam garasi rumah warga dan meremukkan sembilan unit sepeda motor di dalamnya.
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhammad Said Husen menjelaskan, insiden bermula saat truk molen bernopol B 9513 SYL yang Handoko (52) kemudikan berhenti di lokasi tanjakan untuk membuang sisa adukan beton ke jalan yang berlubang.
Kronologi Kejadian
Truk awalnya berhenti di jalur menanjak, untuk pembersihan sisa cor beton. Saat pengemudi membersihkan sisa cor, sistem pengereman kendaraan dugaan tidak bekerja optimal.
Akhirnya tanpa kendali, truk besar itu meluncur mundur bebas dan menghantam tembok garasi milik warga setempat, I Wayan Rudana Putra (46).
Hantaman keras merubuhkan tembok garasi hingga menimpa 9 unit sepeda motor, yang sedang parkir di dalam area tersebut. Kerusakan kendaraan bervariasi dari ringan hingga berat.
Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, beruntung insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka.
Personel Unit Lantas Polsek Kuta Selatan yang tiba di lokasi langsung menggelar olah TKP. Setelah mediasi oleh pihak kepolisian, pengemudi truk dan pemilik garasi sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai tersebut telah tertuang dalam surat pernyataan resmi yang kedua belah pihak tandatangani. Kompol Muhammad Said Husen tetap mengimbau para sopir kendaraan berat, untuk selalu mengecek kelaikan sistem pengereman.
“Pastikan rem berfungsi baik dan gunakan pengaman tambahan seperti ganjal ban saat berhenti di lokasi yang memiliki kemiringan,” tegasnya. (BP/OKA)













