Balipolitika.com-Drama Injury Time Martinelli. Tim nasional Brasil memastikan langkah lolos menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026. Melajunya Tim Samba ke babak selanjutnya, diraih usai membungkam Jepang lewat skor ketat 2-1. Pertandingan babak 32 besar digelar di Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat, Selasa (30/6) dini hari WIB.
Sistem gugur ini, otomatis langsung memulangkan skuad Jepang yang kalah. Mereka tertunduk lesu.
Jepang sejatinya tidak bermain buruk. Mereka bahkan unggul duluan. Kaishu Sano mencetak gol mengejutkan pada menit ke-29 dari luar kotak penalti. Bahkan, skor bertahan hingga turun minum babak pertama.
Di babak kedua, Brasil mulai membenahi permainan mereka. Brasil membalas. Sontekan Casemiro menyamakan skor menit ke-54 memanfaatkan umpan Gabriel Magalhaes.
Gabriel Martinelli penentu kemenangan. Penyerang sayap itu menceploskan gol krusial pada masa injury time menit ke-90+5.
Sejak menit awal, Tim Samba langsung mengambil inisiatif mengurung area pertahanan Nippon. Sangat agresif.
Rapatnya barisan belakang Samurai Biru mementahkan gempuran awal lawan secara disiplin. Peluang emas pertama hadir saat laga berjalan dua belas menit.
Matheus Cunha melepaskan tembakan datar jarak jauh yang ditepis kiper Zion Suzuki. Berbahaya.
Jepang merespons ancaman tersebut lewat skema eksekusi tendangan bebas Junya Ito. Bola masih membentur pagar hidup kokoh barisan bertahan Selecao.
Kebuntuan pecah menit ke-29. Kaishu Sano mencatatkan namanya di papan skor utama.
Gelandang gesit itu menggiring bola dari tengah lapangan menembus barisan pertahanan Brasil. Tembakan mendatar dilepaskan ke pojok kanan bawah gawang Alisson Becker.
Gol indah tercipta. Skor 1-0 bertahan hingga jeda turun minum selesai ditiup wasit.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Carlo Ancelotti mengubah taktik penyerangan anak asuhnya di lapangan. Lucas Paqueta ditarik keluar.
Endrick masuk menjadi tenaga baru guna menambah daya dobrak lini depan. Strategi berjalan lancar.
Menit ke-51, Danilo meluncurkan sundulan terarah yang digagalkan penyelamatan gemilang Zion Suzuki. Dua tangan menghalau bola.
Gempuran bertubi-tubi raksasa Amerika Selatan akhirnya membuahkan hasil positif tiga menit kemudian. Casemiro mencetak gol penyeimbang kedudukan.
Gelandang veteran itu memenangi duel udara guna menyambut umpan silang Gabriel Magalhaes. Suzuki gagal menjangkau bola.
Papan skor berubah imbang 1-1, ujar laporan panitia pertandingan resmi. Semangat tim meningkat.
Vinicius Junior nyaris membalikkan keadaan saat laga memasuki menit ke-56 di Houston. Penyerang Real Madrid itu meliuk tajam melewati adangan ketat bek kanan lawan.
Tembakan keras dilepaskan namun bola membentur tiang gawang secara telak. Sial.
Jepang mencoba bangkit mencuri peluang lewat serangan balik cepat Ayase Ueda. Alisson Becker sigap mengamankan bola mendatar yang datang ke areanya.
Laga tampak akan berlanjut menuju babak perpanjangan waktu bagi kedua tim. Namun, keajaiban datang.
Gabriel Martinelli muncul menjadi pahlawan kemenangan dramatis Tim Samba di ujung laga. Menit ke-90+5, sang pemain pengganti berdiri bebas tanpa kawalan berarti.
Umpan matang Bruno Guimaraes disambar dengan tendangan melengkung akurat dari jarak dekat. Stadion bergemuruh hebat.
Skor menjadi 2-1. Jepang resmi tersingkir secara tragis dari turnamen akbar ini.
Brasil menunggu pemenang Pantai Gading lawan Norwegia.
Brasil menurunkan Alisson Becker, Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos, Casemiro, Bruno Guimarães, Lucas Paquetá, Rayan, Matheus Cunha, serta Vinícius Júnior.
Jepang memasang Zion Suzuki, Takehiro Tomiyasu, Shōgo Taniguchi, Hiroki Ito, Ritsu Dōan, Kaishū Sano, Daichi Kamada, Keito Nakamura, Junya Itō, Ayase Ueda, dan Daizen Maeda. (BP/CHA).













