DENPASAR, Balipolitika.com– Publik Pulau Dewata, khususnya Kota Denpasar dihebohkan oleh 3 buah video mesum yang diduga diperankan oleh seorang pelajar SMA/SMK sederajat.
Dua video masing-masing berdurasi 57 detik dan 1 menit 20 detik itu disebarluaskan oleh akun media sosial @kucing_garong99 diduga untuk kepentingan komersial.
Dugaan ini menguat lantaran akun media sosial @kucing_garong99 sengaja membubuhkan watermark @kucing_garong99 dalam dua video wik-wik yang menurut sejumlah pengikut Grup SBA alias Semeton Buaya Alu membuat mereka “panas dingin”.
Siswi diduga salah satu SMA/SMK di Kota Denpasar itu pun tampak sadar aksinya direkam oleh “lawan mainnya”.
Dalam video lain berdurasi 1 menit 33 menit, tampak siswi dengan sengaja merekam aksi membuka kancing baju seragam sekolahnya satu per satu hingga berujung pemandangan layak sensor.
Pada video lain, ia mengenakan baju adat kebaya khas Bali lengkap dengan benang tridatu di pergelangan tangan sehingga dugaan bahwa ia berasal dari Provinsi Bali semakin menguat.
Saat ditelusuri, sejumlah netizen terpantau berkomentar menyinggung video wik-wik di akun TikTok siswa SMA/SMK diduga asal Kota Denpasar itu.
“@jvl! Video viral terbaru ne wkwkwkwk,” tulis GA di akun Tik Tok siswi tersebut.
“Tadi aku nonton filmnya, enak juga maennya,” ungkap S.
Diketahui, beberapa tahun silam psikolog klinis dewasa tiga generasi, Anna Dauhan pernah berpendapat bahwa memang ada beberapa pasangan yang merasakan kepuasan saat merekam adegan “terlarang”.
Ungkapnya merekam adegan “terlarang” memberikan semacam rewarding experience, baik secara seksual maupun emosional.
Fatalnya, seiring kemajuan teknologi informasi, tak sedikit adegan “terlarang” ini justru akhirnya tersebar dan menghebohkan publik.
Belum diperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian terkait beredar luasnya video pelajar SMA/SMK yang membuat banyak pengikut SBA panas dingin ini. (bp/tim)













