DENPASAR, Balipolitika.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali resmi melantik Komang Dyah Setuti, S.Sn., M.I.Kom. sebagai anggota DPRD Bali melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan almarhum Nyoman Rai Yusa, Jumat, 30 Januari 2026.
Pelantikan dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali yang dipimpin Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya dan turut dihadiri Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta; unsur Forkopimda, serta jajaran pimpinan dan anggota DPRD Bali, termasuk sang suami Gede Ngurah Wididana atau Pak Oles.
Menempati posisi sebagai Anggota Komisi III DPRD Bali, kader Perempuan Indonesia Raya (PIRA)– organisasi sayap resmi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)– Dapil Provinsi Bali 5/Kabupaten Buleleng itu akan mengampu tugas-tugas meliputi bidang pekerjaan umum, tata kota, pertahanan, kebersihan, perhubungan. Termasuk bidang pertambangan dan energi, perumahan rakyat dan lingkungan hidup, perizinan hingga kehutanan.
“Visi saya ya bertanggung jawab dengan masyarakat. Jadi habis ini kita harus bekerja dan mengucapkan terima kasih juga kepada masyarakat. Mohon doanya agar kami bisa bekerja dengan baik,” ucap Komang Dyah Setuti.
Perempuan kelahiran Buleleng, 20 Oktober 1963 yang fasih berbahasa Jepang itu tercatat sebagai alumnus Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) (1982-1985), Institut Kesenian Jakarta (IKJ) (2013-2017), dan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar (2018-2021).
Komang Dyah Setuti yang tercatat sebagai warga asli Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng bertugas melanjutkan peran almarhum Ir. Jro Nyoman Ray Yusha yang “tutup usia” jelang ultah ke-72 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar, Sabtu, 4 Oktober 2025 lalu.
Ia ditetapkan sebagai pengganti antarwaktu (PAW) Nyoman Ray Yusha berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali Nomor 43 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD Bali Tahun 2024.
Pada Pemilu 2024 lalu, Dyah Setuti memperoleh 6.196 suara sah dan menempati peringkat ketiga perolehan suara internal Partai Gerindra di Dapil Provinsi Bali 5/Kabupaten Buleleng.
Sementara posisi kedua diraih Gede Harja Astawa dengan 9.028 suara, dan posisi pertama ditempati almarhum Nyoman Ray Yusha dengan perolehan 12.416 suara. (bp/ken)












