NASIONAL, Balipolitika.com – Pada hari Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, warga Nagari Situjuah Batua di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat geger oleh kemunculan mendadak fenomena alam langka dan dramatis, yaitu terbentuknya lubang amblas di tengah sawah yg sedang mereka garap.
Peristiwa ini terjadi saat cuaca cerah tanpa hujan, sehingga makin menambah unsur kejutan. Apa yang awalnya aktivitas pertanian biasa, seketika berubah menjadi kejadian luar biasa yang menyingkap proses alam tersembunyi di bawah tanah.
Berdasarkan keterangan saksi mata, seorang petani yg sedang bekerja di sawahnya tiba-tiba saja mendengar suara ledakan keras, seperti benturan batu-batu besar di dalam tanah. Suara yang tak biasa tersebut membuatnya menghentikan pekerjaan dan mencari sumber bunyi.
Beberapa saat kemudian, dia mendapati sebuah lubang terbentuk di tengah sawah amblasan tanah yang terjadi tiba-tiba dan memperlihatkan genangan air jernih di dalamnya.
Dari sudut pandang ilmiah, fenomena ini sejalan dengan karakteristik lubang amblas oleh proses geologi bawah tanah dalam jangka panjang.
Air yang meresap ke dalam tanah selama bertahun-tahun, dapat melarutkan lapisan batuan tertentu dan membentuk rongga tersembunyi.
Ketika lapisan tanah di atas rongga tersebut tak lagi mampu menahan bebannya sendiri, terjadilah runtuhan secara mendadak, yang sering kali dengan suara keras dan terbentuk lubang di permukaan.
Keberadaan air jernih menunjukkan adanya hubungan dengan akuifer atau saluran air alami di bawah tanah, bukan berasal dari aliran air permukaan. Terjadinya lubang amblas di areal persawahan bukanlah suatu kebetulan.
Sawah adalah lahan yang terus-menerus jenuh air, sehingga beban tanah menjadi lebih berat dan proses erosi bawah tanah berlangsung lebih cepat.
Kombinasi faktor tersebut menjadikan lahan pertanian lebih rentan terhadap kejadian amblasan tanah, bahkan ketika tidak terjadi hujan.
Uniknya hal ini sejalan dengan ramalan Hard Gumay di Podcast Denny Sumargo, yang mengatakan akan ada suatu destinasi menjadi destinasi wisata dan mengagetkan warga Indonesia. (BP/OKA)













