DENPASAR, Balipolitika.com– Anggota DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, I Ketut Ngurah Aryawan menegaskan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Puskesmas harus berorientasi pada kepuasan warga, bukan sekadar administrasi keuangan.
“Sejalan dengan visi kerakyatan Presiden Prabowo Subianto, fleksibilitas anggaran ini wajib diterjemahkan menjadi aksi nyata di lapangan,” terang Anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar ini.
I Ketut Ngurah Aryawan menyebut, khusus di wilayah padat seperti Padangsambian Kaja, BLUD dinilai bukan sekadar soal mengelola uang, melainkan bagaimana sumber daya tersebut menjelma menjadi pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, imbuh I Ketut Ngurah Aryawan keberhasilan BLUD di Denpasar diukur melalui lima indikator utama.
Lima indikator dimaksud, yaitu pelayanan yang lebih cepat, ketersediaan obat dan alat kesehatan yang memadai; fasilitas yang lebih baik, optimalisasi tenaga kesehatan; serta keramahan kualitas pelayanan bagi semua orang.
Langkah ini dipandang krusial agar inovasi di sektor kesehatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara luas, bukan sekadar memenuhi formalitas administrasi pemerintahan. (bp/tim)













