DENPASAR, Balipolitika.com– Putu Mayvil Widya Handayani, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Universitas Udayana kembali menambah pundi-pundi prestasinya.
Teranyar, Sang Golfer yang akrab disapa Mayvil itu meraih mendali emas pada cabang olahraga golf Wali Kota Cup Denpasar XVI Tahun 2026.
Ajang bergengsi ini merupakan bagian dari HUT Ke-238 kota Denpasar yang menjadi wadah untuk para atlet menunjukkan kemampuan mereka sebelum adu skills ke jenjang berikutnya.
Mayvil mengikuti pertandingan dalam cabang olahraga golf kategori amatir.
Dengan penuh rasa syukur, Mayvil mengaku meraih juara 1 kategori women Individual cabang olahraga golf pada Walikota Cup Denpasar XVI, mewakili Kota Denpasar.
Dalam mengikuti kompetisi ini, Mayvil tidak hanya melatih fisiknya, tetapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, dan mentalnya.
Pertandingan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2026 di Bali International Golf yang berlokasi di Kesiman Kertalangu, Denpasar, Bali.
Berawal dari sosok ayah dan keluarganya, ia telah menjalani latihan golf sejak kecil karena ketertarikan yang dimilikinya terhadap olahraga golf.
Meskipun sudah mencoba beberapa bidang lain seperti balet dan modeling, minat dan bakatnya hanya tertuju pada olahraga golf.
“Saya merasa bersyukur pada ajang Walikota Cup kemarin berhasil meraih juara pertama atau mendali emas kategori perempuan yang diikuti oleh banyak atlet dari berbagai wilayah seperti Badung, Tabanan, dan yang lainnya untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ungkap Mayvil.
Mayvil mengaku berbagai tantangan ia hadapi sebelum didaulat sebagai sang juara, mulai dari menjaga fokus, menjaga konsistensi setiap pukulan, hingga memastikan arah pukulan bola.
“Tantangannya itu saya harus bisa menjaga fokus dan juga konsistensi setiap pukulan yang saya lakukan. Jangan sampai salah mengarahkan stick, memilih stick, dan hilang fokus, karena dalam dunia golf itu kesalahan kecil bisa memengaruhi hasil di akhirnya nanti,” ungkap Mayvil.
Keikutsertaannya dalam ajang ini juga berhasil dilalui dengan strategi, kerja keras, dukungan dari keluarga besar, dan pelatihnya.
“Strateginya harus bisa fokus, tenang, jangan sampai salah pilih stick, dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, jadi harus benar-benar dipikirkan kira-kira ingin memakai stick apa dan arahnya bagaimana,” ucap Mayvil.
Melalui pencapaiannya ini, Mayvil mengaku senang dan berhasil membuat dirinya termotivasi untuk meningkatkan kemampuannya demi bisa melangkah ke tingkat nasional dan internasional.
“Saya merasa senang pastinya, tetapi saya masih merasa ada yang kurang dan ingin lebih lagi dengan mengikuti ajang kompetisi yang jenjangnya lebih serius. Untuk turnamen kemarin saya bersyukur banget bisa diberikan kesempatan untuk juara. Prestasi itu memotivasi saya untuk dapat meningkatkan kemampuan saya kedepannya,” ucap Mayvil.
Menatap ajang nasional dan internasional, Putu Mayvil sudah mempersiapkan diri secara maksimal dari sekarang.
Setelah pencapaiannya tahun ini, Mayvil memutuskan untuk meningkatkan kualitas permainannya dengan sering melakukan latihan dan mengikuti banyak turnamen.
Hal ini dilakukan agar ia bisa belajar banyak dari atlet-atlet hebat yang berada di luar kota. (bp/Ni Putu Sri Wulandari/4A/Basindo/Undiksha)













