BULELENG, Balipolitika.com– Hari Veteran Nasional memiliki makna mendalam sebagai momentum untuk mengenang pengorbanan para pejuang sekaligus menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda.
Para veteran telah mewariskan nilai keberanian, ketulusan, loyalitas, persatuan, gotong royong, disiplin, dan kecintaan terhadap tanah air.
“Penghormatan kepada para veteran tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian berkelanjutan, pelayanan, perhatian sosial, serta penghargaan atas jasa yang telah diberikan kepada bangsa dan negara,” ucap Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat melaksanakan tatap muka bersama Veteran dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Taman Makan Pahlawan Curastana Singaraja, Jumat, 14 Agustus 2026.
Perjuangan para veteran merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa.
Nilai-nilai tersebut perlu dikenalkan kepada generasi muda agar tidak kehilangan semangat kebangsaan di tengah perkembangan zaman.
Sutjidra menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan.
Silaturahmi dan komunikasi dengan para veteran dinilai penting untuk menjaga hubungan sekaligus mendengar aspirasi dan kebutuhan mereka.
“Semoga para veteran selalu diberikan kesehatan dan kekuatan. Kami di pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan perhatian dan penghormatan yang layak kepada para veteran sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan yang telah mereka berikan untuk bangsa dan negara,” ucap Sutjidra.
Ia berharap generasi muda Buleleng mampu menjadikan perjuangan dan keteladanan para veteran sebagai inspirasi dalam mengisi kemerdekaan.
Menurutnya, perjuangan pada masa kini dapat diwujudkan melalui karya, pengabdian, prestasi, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Harapan kami, generasi muda jangan sampai melupakan sejarah dan jasa para veteran. Jadikan semangat perjuangan mereka sebagai motivasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, bergotong royong, dan memberikan yang terbaik bagi Buleleng serta Indonesia,” harapnya.
Sementara Itu, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Buleleng, Nyoman Punduh menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perjuangan panjang para pemuda dan rakyat dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
Lebih lanjut, Nyoman Punduh mengajak generasi muda untuk terus memahami sejarah perjuangan para veteran, di tengah kemajuan teknologi dan era globalisasi, masyarakat hendaknya tidak melupakan bahwa berbagai kemajuan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan generasi terdahulu.
“keberadaan berbagai monumen dan tonggak sejarah perjuangan di Buleleng agar dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenang, mengkaji, dan menghayati kiprah perjuangan rakyat Buleleng pada masa lalu,’ pungkasnya. (bp/ken)














