AKSI: Gerakan Langit Biru DPD Demokrat Bali di Pura Rambut Siwi, Jembrana, Jumat, 14 Agustus 2026. (Sumber: Gung Kris)
JEMBRANA, Balipolitika.com – Konsistensi kembali ditunjukkan DPD Partai Demokrat Bali dengan menggelar Gerakan Langit Biru, berupa kegiatan sosial bersih-bersih lingkungan yang kali ini dilaksanakan di Pura Rambut Siwi, Jembrana, juga diwarnai aksi tanam pohon dalam menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Dalam kesempatannya saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan tersebut, Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta mengatakan, kegiatan kali ini diikuti oleh sebanyak 250 kader beserta jajaran pengurus tingkat provinsi, kabupaten, hingga ranting, diisi dengan agenda aksi sosial bersih-bersih, penanaman pohon, pelepasan burung dan sejumlah lomba.
Terkait aksi penanaman pohon, setidaknya ada sekitar 25 bibit pohon cempaka dan kenanga yang ditanam di sekitar halaman Pura Rambut Siwi, bertujuan mengembalikan fungsi pohon sebagai peneduh dengan akar yang kuat, juga dapat diartikan sebagai simbol Partai Demokrat yang tengah memperkuat akar dan ranting untuk mengayomi masyarakat jelang Hari Jadi ke-25 pada 9 September 2026 mendatang.
“Ya, selain bersih-bersih, kita juga melakukan penanaman pohon. Kira-kira ada sekitar 25 bibit pohon cempaka dan kenanga yang kita tanam. Selain diharapkan pohon nantinya bisa jadi peneduh umat, akarnya juga kuat. Nah, ini juga sesuai moto kita supaya akar Demokrat lebih kuat di Bali,” ungkap Mudarta.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan yang dibangun melalui Gerakan Langit Biru ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
Program ini, sejalan dengan ajakan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar masyarakat dan para kader pada khususnya bisa terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui Gerakan Langit Biru Demokrat Bali.
“Kami (Demokrat, red) ingin memberikan contoh kepada masyarakat Bali bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Mulainya dari diri sendiri, kemudian lingkungan rumah, hingga ruang-ruang publik,” tambahnya.
Mudarta berharap, gerakan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan, penghijauan, dan pelestarian lingkungan. (bp/gk)














