BULELENG, Balipolitika.com– Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut terdiri dari 3 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari formasi lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025 dan 4 Pejabat Fungsional Ahli Utama.
Adapun 4 Pejabat Fungsional Ahli Utama yang dilantik meliputi 1 orang Jabatan Fungsional Dokter Ahli Utama dan 3 orang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah Ahli Utama.
Pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam merespon isu-isu krusial pembangunan daerah saat ini.
Menurutnya, sumpah jabatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral dan bentuk tanggung jawab seorang ASN untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, profesionalisme, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Saya berharap ASN yang baru ini dapat bekerja ekstra keras untuk menjadi abdi negara yang mumpuni dan memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Buleleng membutuhkan aparatur yang adaptif, berkompeten, dan memiliki etos kerja tinggi, terutama dalam menghadapi tantangan pelayanan publik dan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
“Kebutuhan kita sangat tinggi namun saat ini hanya sedikit yang formasi yang didapatkan jadi saya sampaikan tadi agar tidak pindah. Karena tenaganya sangat dibutuhkan untuk bisa mengabdi di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.
Disampaikan Sutjidra bahwa Buleleng masih kekurangan ASN karena memasuki masa pensiun.
Namun kuota yang diberikan pusat sangat terbatas di mana tahun ini Pemkab Buleleng kembali mengusulkan kurang lebih 400 formasi ASN termasuk untuk tenaga pendidikan dan fungsional lain sehingga permasalahan terkait tenaga ASN di Buleleng dapat terpenuhi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, Ketua Komisi I DPRD Buleleng Luh Marleni, Sekretaris Daerah Gede Suyasa, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, pimpinan perangkat daerah terkait dan rohaniawan. (bp/ken)













