DENPASAR, Balipolitika.com– Jajaran Guimaras State University (GSU) Filipina berkunjung ke Kampus IT terbesar di Bali Nusra, ITB STIKOM Bali, Jumat, 8 Agustus 2025.
Rombongan yang dipimpin President of Guimaras State University Philippines, Dr. Lilian Diana B. Parenno itu menegaskan bahwa salah satu kampus negeri yang dikelola Pemerintah Filipina itu siap menjalin kolaborasi lintas negara dengan ITB STIKOM Bali.
Kehadiran President of Guimaras State University Philippines, Dr. Lilian Diana B. Parenno dan rombongan merupakan tindak lanjut pertemuan kolaboratif antara kedua belah pihak yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting pada 28 Juli 2025 lalu.
Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menjelaskan bahwa Guimaras State University menjadi kampus pertama dari Filipina yang diundang ke kampus ITB STIKOM Bali.
“Kami berharap kolaborasi internasional ini akan membangun wawasan baru untuk para mahasiswa dan dosen di ITB STIKOM Bali,” ujarnya, Jumat, 8 Agustus 2025.
Dr. Dadang Hermawan berharap Guimaras State University juga akan mengirimkan mahasiswa mereka dalam program student exchange ke ITB STIKOM Bali.
Program serupa juga akan ditawarkan kepada mahasiswa ITB STIKOM Bali untuk mengikuti pembelajaran di Guimaras State University.
“Program itu bisa seperti kolaborasi riset atau dosen tamu dan berbagai hal yang bisa diterapkan,” jelas Dr. Dadang Hermawan.
Sebagai lembaga pendidikan yang dikelola oleh pemerintah, Dr. Dadang Hermawan menilai pendidikan karakter di Guimaras State University (GSU) layak diadopsi.
“Ini menjadi referensi buat kita bagaimana meningkatkan karakter mahasiswa kita menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, President of Guimaras State University Phillipines, Dr. Lilian Diana B. Parenno menjelaskan pihaknya akan segera menyusun rencana pertukaran mahasiswa antar kedua kampus.
“Kami punya banyak kesamaan. Kampus kami juga memiliki program-program seperti ilmu teknologi hingga teknologi komputer,” ungkapnya.
Dr. Lilian Diana B. Parenno menambahkan Guimaras State University Phillipines berada di Pulau Guimaras, Filipina yang terkenal karena keindahan pantainya.
Pulau tersebut juga dikenal sebagai penghasil mangga termanis di dunia.
Bertujuan mempererat kemitraan akademik dan kerja sama internasional, pada 28 Juli 2025 lalu, kedua belah pihak menggelar pertemuan via Zoom Meeting dihadiri oleh perwakilan Dosen Program Internasional ITB STIKOM Bali, termasuk Ayu Widari, Aditya Krisnawan, Julius Ngantum, dan Evi Triandini, beserta jajaran GSU, Prof. Adrian J. Forca, Dekan CST, Dr. Lilian Diana B. Parreno, Presiden Universitas, dan Mary Elizabeth Parreno, Sekretaris Pribadi Presiden Universitas.
Pertemuan virtual ini mempertemukan perwakilan kunci dari kedua institusi untuk membahas berbagai inisiatif kolaboratif, termasuk kunjungan mendatang, pertukaran mahasiswa dan fakultas, kegiatan penelitian, dan eksplorasi budaya.
Evi Eriandini dari ITB STIKOM Bali yang memimpin diskusi mengenai Program Pertukaran Pelajar yang dijadwalkan berlangsung antara Oktober hingga November 2025.
Program ini akan menawarkan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengalaman akademik dan budaya, termasuk perkuliahan, kolaborasi riset, dan aktivitas imersif yang mengeksplorasi budaya Bali.
Evi Eriandini juga memaparkan program akademik yang ditawarkan di ITB STIKOM dan mengusulkan serangkaian kerja sama akademik di masa mendatang yang melibatkan kedua institusi.
Dalam pertemuan tersebut, Prof. Adrian J. Forca memaparkan ikhtisar Program Internasionalisasi CST, yang mencakup kemitraan dengan berbagai universitas di luar negeri.
Prof. Adrian J. Forca menekankan keterbukaan GSU terhadap webinar kolaboratif, penelitian bersama untuk publikasi, dan layanan penyuluhan masyarakat, terutama yang berfokus pada pengembangan keterampilan.
Ia juga menyoroti rencana Kunjungan Kolaborasi pada 7-12 Agustus 2025 yang akan menandai tonggak penting dalam kemitraan ini.
GSU akan diwakili di Bali oleh Dr. Lilian Diana B. Parreno, Presiden Universitas; Ibu Janet R. Aleman, Wakil Presiden Bidang Administrasi dan Keuangan; Prof. Adrian J. Forca, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (CST); dan Mary Elizabeth Parreno, Sekretaris Pribadi Presiden Universitas.
Ia juga memperkenalkan daftar mahasiswa dan fakultas peserta dari GSU yang akan terlibat dalam kegiatan Internasionalisasi (IZN) tahun ini.
Pertemuan kolaborasi antara GSU dan ITB STIKOM Bali ini menandakan komitmen berkelanjutan kedua institusi untuk mendorong pertumbuhan akademik bersama, memperkuat hubungan internasional, dan memberikan pengalaman global yang memperkaya bagi mahasiswa dan fakultas masing-masing. (bp/ayu/ken)













