BALI, Balipolitika.com – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan seluruh warga, serta mencegah aksi ulah pati atau bunuh diri.
Kini pemasangan kawat berduri, di sekitar railing Jembatan Tukad Bangkung pada Minggu (11/1/2026). Langkah ini bertujuan mencegah potensi aksi ulah pati dan tindakan berbahaya lainnya di area jembatan dengan ketinggian ekstrem ini.
Pihak terkait mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, saat melintas dan mematuhi rambu serta pengamanan yang telah terpasang demi keselamatan bersama.
Ulah pati atau bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Badung, Bali, memang sudah terjadi beberapa kali. Salah satu kasus tercatat adalah pada April 2025, seorang gadis berusia 21 tahun asal Buleleng tewas setelah terjatuh dari jembatan tersebut.
Jembatan Tukad Bangkung memang terkenal sebagai lokasi rawan bunuh diri, sehingga pihak berwenang dan masyarakat setempat telah meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di area tersebut.
Bahkan kini juga terpasang CCTV, yang mengeluarkan suara apabila ada gerak gerik mencurigakan di Jembatan Tukad Bangkung.
Alangkah baiknya, jika ada masalah baik emosional, finansial dan sebagainya bisa curhat dengan teman dan keluarga. Dan jika tekanan terasa kian berat, bisa segera mendatangi puskesmas atau klinik untuk mendapatkan penanganan ahli seperti psikolog atau psikiater. (BP/OKA)













