Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Hukum

Romi Yudianto: Jeruji Besi Bukan Halangan untuk Terus Belajar

Komitmen Memanusiakan Manusia

TERIMA RAPOR: warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli peserta program pendidikan kejar paket C mendapatkan rapor akhir semester 1 pembelajaran di ruang kelas Widya Aksata Lapas Narkotika Bangli, Selasa, 23 Januari 2024.

 

BANGLI, Balipolitika.com- Sama seperti sekolah pada umumnya, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli peserta program pendidikan kejar paket C mendapatkan rapor akhir semester 1 pembelajaran di ruang kelas Widya Aksata Lapas Narkotika Bangli, Selasa, 23 Januari 2024.

Pembagian rapor ini dihadiri oleh kepala sekolah dan para tutor serta sekretaris dan bendahara Yayasan Tabur Tuai Bali yang didampingi langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Bangli.

Dalam pembagian rapor ini, para tutor juga menyampaikan WBP yang meraih ranking 1 (satu) hingga 3 (tiga) dan para juara mendapatkan hadiah langsung dari para tutor.

Kepala Sekolah Widya Aksata, Desak Made Abdini menyampaikan bahwa hasil ini adalah baru awal, jaga semangat dan jadikan ini sebagai motivasi agar kedepannya lebih baik lagi.

“Saya ucapkan selamat kepada siswa yang mendapatkan juara dan untuk yang belum. Jangan bersedih, jadikan ini motivasi kalian untuk terus berkembang dan lebih giat mengikuti pembelajaran,” ucap Desak Made Abdini.

Dalam keterangan tertulisnya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Romi Yudianto menyampaikan jangan jadikan jeruji besi sebagai penghalang dalam menempuh pendidikan karena pendidikan yang diterima selama masa binaan di Lapas Narkotika Bangli akan berguna ketika para WBP kembali ke masyarkat nantinya.

“Kepada para warga binaan agar terus bersemangat dalam menempuh pendidikan dan jangan jadikan jeruji besi sebagai penghalang kalian dalam menempuh pendidikan”, ujar Kakanwil Romi Yudianto sembari berterima kasih kepada Yayasan Tabur Tuai Bali yang mendampingi serta memfasilitasi warga binaan untuk bisa melanjutkan pendidikan walaupun berada di dalam keterbatasan.

Salah satu warga binaan yang juga merupakan siswa pendidikan kejar paket C, WS menyampaikan rasa terimakasih karena sudah bisa mendapatkan ilmu walaupun sedang berada di dalam lapas.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas Narkotika Bangli, Yayasan Tabur Tuai, dan para tutor karena sudah dapat memfasilitasi kami untuk bisa melanjutkan pendidikan,” ungkap WS.

Plh. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli mengajak seluruh warga binaan yang telah menempuh pendidikan tetap bersemengat dalam belajar.

“Saya berpesan kepada kalian bahwa jangan pernah beranggapan untuk ikut pendidikan ini karena hanya rapor saja, tetapi saya mengharapkan bahwa kalian harus menyerap ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya,” ucap Agus Setiawan. (ken/bp)

Berita Terkait

Back to top button

Konten dilindungi!