BALI, Balipolitika.com – Umur tidak ada yang tahu, demikian kata pepatah. Seperti yang Pekak Gangsar alami, ia hendak mandi namun kemudian penemuan dalam kondisi meninggal dunia.
Lansia berusia 86 tahun asal Dusun Melanting, Padangbai, Karangasem ini, membuat geger pada Senin 3 November 2025. Usai jasadnya mengapung di pantai Padangbai.
Warga sempat mengira Pekak Gangsar tengah berenang, namun setelah lama tak ada gerakan, warga pun menaruh curiga. Benar saja, ia sudah tidak bernyawa.
Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke aparat berwenang. Kasat Polair Polres Karangasem, AKP I Gusti Ngurah Suastawan menjelaskan, korban dugaan sebelumnya tenggelam saat mandi di pantai.
Jenazah kemudian terbawa bersama aparat kepolisian dan warga setempat ke tepi pantai. Dari sini identitas korban terungkap, yaitu I Wayan Gangsar alias Pekak Gangsar.
Menurut keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat berpamitan memeriksa sampan miliknya di pesisir pantai. Ia juga mengaku ingin berendam karena merasa cuaca cukup panas.
Dugaan saat berendam inilah, korban tidak menyadari dirinya semakin ke tengah hingga akhirnya tenggelam. Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Manggis I, memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi,” tambah AKP Suastawan. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan. (BP/OKA)









