Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Wayan Jengki Sunarta

  • Obituari

    Pergi ke Alam Maha Puisi

    SAYA tak menyangka Pandya akan “pergi” secepat ini. Kabar kepergiannya pada 11 Agustus 2026 terasa sangat mengejutkan. Terlalu mendadak, terlalu…

  • Sastra

    Puisi-Puisi Din Saja

    Tidak Setiap Sunyi Kesepian Sunyi batu Sunyi harimau Sunyi angkasa Sunyi pikiran Tanpa perasaan Kesunyian milik kebenaran Kesepian milik kebimbangan…

  • Sastra

    Puisi-Puisi Irzi

    SUMMA CUM LAUDE I Lima tahun. Jari kecil menekan C mayor di Jakarta. Gema kayu. Bau politur. Cahaya tropis di…

  • Sastra

    Puisi-Puisi Anton Muhajir

    aku bodoh maka aku bakar dengan senjata laras panjang menggantung di pinggang, lelaki berbaju loreng itu maju menantang. “diam, kalian.…

  • Sastra

    Tersesat Dalam Hologram Kafka

    BUKU “Dalam Hologram Kafka” (KPG, 2025) karya Triyanto Triwikromo merupakan salah satu upaya paling serius dan ambisius dalam sastra Indonesia…

  • Seni Rupa

    Memahami “Divergent Mind” Romi

    DALAM dunia seni rupa, kita terbiasa mencari “ciri khas” seorang seniman. Kita mencoba mengenali pola warna, komposisi, aliran, atau tema…

  • Sastra

    Puisi-Puisi Vito Prasetyo

    Kuburan dalam Paragraf Sunyi siapa yang berani menatap sunyi? jika rembulan menggantung, nyaris tanpa busana seolah ada derap langkah yang…

  • Sastra

    Kado Ultah ke-50, Jengki Terbitkan Buku Puisi Kidung Capung

    DENPASAR, Balipolitika.com- Membuka tahun 2026 ini, Teater Sastra Welang Bali meluncurkan “Kidung Capung”, buku puisi teranyar karya penyair Wayan Jengki…

  • Seni Rupa

    “Katarsis”, Menyimak Suara Jiwa Sani

    PAMERAN “Katarsis” menampilkan karya-karya Ni Nyoman Sani dalam spektrum ekspresi yang lebih luas dari yang pernah dia buat sebelumnya. Sani, yang…

  • Esai

    Puisi, Manusia, dan Mesin

    “Mesin, berikan kartu nasibku hari ini” (Sungai Mississippi, Frans Nadjira)     Ada masa ketika puisi hanya lahir dari keheningan.…

Back to top button

Konten dilindungi!