BULELENG, Balipolitika.com– Organisasi Mahasiswa (Ormawa) lingkup Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) melaksanakan kegiatan Eco Rise 2026 di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat, 29 Mei 2026.
Aksi kepedulian terhadap pelestarian lingkungan ini berkolaborasi dengan Perkumpulan Wanayana Pedawa.
Salah satu mahasiswa FBS, Agus Sudarmayasa menjelaskan bahwa Eco Rise merupakan program tahunan yang berfokus pada pelestarian alam.
“Kegiatan Eco Rise merupakan kegiatan tahunan yang berkaitan dengan pemeliharaan alam. Tahun lalu dilaksanakan dengan pembersihan pantai dan tahun ini dengan penanaman pohon. Adanya perbedaan dalam pelaksanaan tentunya memberikan pengalaman serta kesan yang berbeda,” ujar Agus Sudarmayasa.
Ketua Perkumpulan Wanayana Pedawa, Putu Yuli Supriyandana menjelaskan bahwa perkumpulan tersebut berawal dari Kelompok Pecinta Alam Kayoman Pedawa yang terbentuk pada 6 Desember 2016.
Sebelumnya, pada tahun 2015, kelompok ini melakukan penelusuran sumber mata air dan potensi alam Desa Pedawa serta kegiatan pembersihan sumber mata air hingga akhirnya berkembang menjadi sebuah perkumpulan.
Wanayana Pedawa hingga kini tetap berfokus pada penanaman pohon di kawasan sumber mata air.
“Mengingat setiap ada mahasiswa KKN atau kegiatan lainnya, penanaman pohon biasanya hanya dilakukan di sekitar jalan. Ketika pohon tersebut sudah besar, sering kali ditebang. Itulah dasar mengapa kami melakukan penanaman pohon di kawasan sumber mata air,” lanjutnya.
Dalam kegiatan Eco Rise 2026, penanaman pohon dilakukan di dua lokasi, yaitu Kayuan Muncus dan Kayuan Serundingan.
Penanaman difokuskan di bantaran sungai pada kedua lokasi tersebut. Jenis tanaman yang ditanam antara lain lowa, gintungan, dan canging.
Tanaman canging dipilih karena memiliki akar yang kuat sehingga mampu membantu menahan abrasi di kawasan bantaran sungai.
Setelah kegiatan penanaman selesai, Wanayana Pedawa berkomitmen untuk terus merawat tanaman yang telah ditanam.
“Berdasarkan hasil evaluasi, tanaman-tanaman tersebut tetap kami perhatikan meskipun tidak setiap hari. Kami tetap melakukan penanaman dan perawatan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Putu Yuli juga menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Mahasiswa (Ormawa FBS) Universitas Pendidikan Ganesha yang telah mendukung kegiatan pelestarian lingkungan melalui program Eco Rise.
“Saya pribadi dan mewakili Wanayana Pedawa sangat berterima kasih karena kegiatan yang dilakukan oleh Kayoman mendapat dukungan dari unsur universitas, terutama Universitas Pendidikan Ganesha. Apalagi kegiatan ini dilakukan untuk kepentingan banyak orang. Hal ini dapat menggugah kesadaran masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar sumber mata air, agar lebih memperhatikan lingkungannya,” tuturnya.
Ia juga berharap program Eco Rise dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Eco Rise ini harus tetap berjalan, ada ataupun tidak ada pendanaan. Semoga kegiatan ini terus dijalankan untuk menyelamatkan lingkungan,” pesannya. (bp/Luh Kris Agni Pratista/4B/Basindo/Undiksha)













