TABANAN, Balipolitika.com– Di tengah berbagai isu lingkungan, Putu Ayu Redewi Patrician, seorang
siswa asal Kabupaten Tabanan yang kini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Penebel memilih jalan berani dan inspiratif.
Di usia yang masih sangat muda, Ayu Redewi membuktikan kapasitasnya dengan menjabat sebagai Ketua Green Generation tingkat kabupaten sekaligus menyandang gelar tingkat provinsi sebagai representasi pemuda peduli lingkungan.
Dedikasi tersebut bahkan sukses mengantarkan Ayu Redewi mewakili Bali membawa misi pelestarian alam hingga ke ajang nasional.
Saat diwawancarai pada Sabtu, 6 Juni 2026, Ayu Redewi menceritakan awal mula ketertarikannya untuk turun tangan.
“Secara pribadi, saya juga sangat menyukai lingkungan yang bersih dan asri. Jadi ketika melihat lingkungan yang dipenuhi sampah, saya merasa sedih dan prihatin. Perasaan itulah yang kemudian mendorong saya untuk terjun ke berbagai kegiatan lingkungan dan terus aktif hingga sekarang,” ungkap Ayu Redewi.
Sebagai perwakilan generasi muda, Puteri Generasi Hijau Provinsi Bali 2024 ini mengemban tanggung jawab besar untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pelestarian alam.
Beragam program pun diinisiasi secara aktif di bawah kepemimpinan Ayu, mulai dari ‘GG Menyapa’ yang menyasar edukasi langsung ke sekolah-sekolah, ‘GG Beraksi’ untuk kegiatan bersih lingkungan (clean up), hingga ‘GG Lestari’ yang berfokus pada penanaman pohon.
Bagi Ayu, tantangan terbesar adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat yang tingkat kepeduliannya berbeda-beda, serta menjaga keaktifan para anggota organisasi di tengah kesibukan masing-masing.
“Selain itu, tidak semua program dapat berjalan sendiri. Sering kali membutuhkan dukungan dari masyarakat maupun instansi terkait. Namun, dari tantangan tersebut saya justru banyak belajar tentang kepemimpinan, koordinasi, dan pentingnya membangun relasi yang baik dengan banyak pihak,” jelas sosok siswa SMA yang penuh dedikasi ini.
Kerja keras Ayu Redewi di tingkat daerah akhirnya membuahkan hasil membanggakan di mana ia berhasil terpilih sebagai delegasi dalam Jambore Nasional Generasi Hijau 2024 yang diselenggarakan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Keberangkatan ini menjadi pengalaman emas bagi Ayu Redewi karena berkesempatan untuk bertukar wawasan dengan perwakilan pemuda dari Aceh hingga Papua mengenai cara masing-masing daerah dalam menyelesaikan masalah lingkungan.
“Menurut saya, cara yang paling efektif untuk mengajak anak muda peduli terhadap lingkungan adalah dengan mengajak mereka terlibat langsung dalam aksi nyata. Karena pengalaman langsung sering kali lebih membekas dibandingkan hanya teori,” pungkas Ayu Redewi memberikan pesan inspiratif di akhir sesi wawancara. (bp/Ni Wayan Sinta Cipta Dewi/4A/Basindo/Undiksha)













