BALI, Balipolitika.com – Kasus penemuan jenazah yang telah membusuk di dalam mobil di Bali sempat membuat heboh warga karena kematian yang masih misterius.
Tercatat sampai saat ini, korban adalah seorang pria berusia 31 tahun yang berasal dari Surabaya. Kondisi korban pertama kali tercium usai bau busuk dan banyaknya lalat yang mengerubungi mobil.
Berikut beberapa fakta penemuan mayat di Denpasar :
1. Korban berusia 31 tahun dari Surabaya
Identitas jenazah dalam mobil dengan nomor polisi L 1699 BGG yang terparkir di areal parkir Pura Penataran Wisma Nusa Permai, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali adalah sosok CLRP asal Surabaya, Jawa Timur.
2, Kronologi penemuan
Penemuan jenazah laki-laki berusia 31 tahun ini, dari warga yang mencium bau bangkai dari dalam mobil yang terparkir tampak sudah cukup lama.
Hal itu terlihat dari banyaknya debu dan mobil yang tertutup daun-daun kering berguguran, pada Kamis 4 September 2025 sekira pukul 12.39 WITA.
Menurut warga sekitar berinisial HM (64) menerangkan sekitar 2 minggu yang lalu pukul 23.00 WITA sempat melihat adanya orang yang sedang merokok di dalam mobil.
Mobil tersebutlah yang masih terparkir di depan Pura Penataran hingga saat ini, namun saat itu HM tidak menaruh curiga apapun.
3. Muncul bau tak sedap dari dalam mobil
Sementara itu, Kaling Wisma Nusa Permai I Wayan Nalo (56) mulanya mendapatkan informasi bahwa adanya mobil yang lalat kerubungi dan mengeluarkan bau tidak sedap dari dalam mobil yang terparkir.
Selanjutnya, ia mengecek ke lokasi bahwa memang benar adanya lalat dan mengeluarkan bau tidak sedap kemudian memanggil warga dan menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan tindak lebih lanjut.
Polisi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
4. Ada bekas sobek di leher
Dari hasil olah TKP tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan bahwa posisi korban terletak di jok sebelah kanan di tempat mengemudi.
“Korban sudah dalam kondisi pembusukan mayat dan terdapat luka sobekan di bagian leher kanan jenazah namun itu akibat pembusukan kondisi jenazah,” ungkap AKP Sukadi.
Korban tewas dengan menggunakan baju kaos lengan pendek berwarna orange dan celana pendek warna hitam, kemudian sandal selop berwarna merah dengan aksesoris gelang manik-manik di pergelangan tangan kiri.
“Kondisi mobil dengan kontak mobil dalam kondisi on namun masih dalam keadaan mati dan mobil menghadap ke arah Selatan, serta kondisi kaca mobil tertutup rapat,” jelasnya.
Penemuan jenazah di dalam mobil di parkiran Pura Penataran Wisma Nusa Permai, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis 4 September 2025.
5. Menunggu hasil visum
Setelah korban teridentifikasi, pihak kepolisian menghubungi keluarga dan menunggu hasil visum luar dari Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.
“Koordinasi hasil visum luar dengan pihak rumah sakit ini untuk memastikan adanya tanda-tanda kekerasan atau tidak, mengingat kondisi jenazah yang membusuk serta mengecek rekaman CCTV di sekitaran TKP,” pungkasnya. (BP/OKA)













