DENPASAR, Balipolitika.com– Universitas Udayana (Unud) menggelar Udayana Expo 2026 menjelang penerimaan mahasiswa baru.
Diikuti para siswa kelas XII SMA/SMK/MA sederajat dan para kepala sekolah, expo ini digelar di Auditorium Widya Sabha Unud, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Jumat, 30 Januari 2026.
Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. S.T., Ph.D. mengatakan melalui expo pihaknya mengajak calon mahasiswa mengenal lebih dekat Unud yang merupakan perguruan tinggi negeri terbesar di Bali.
Expo penerimaan mahasiswa baru dihadirkan sebagai spot pertemuan antara cita-cita calon mahasiswa dengan peluang yang dipersiapkan Unud tahun 2026.
“Kuliah bukan sekedar proses untuk mendapatkan gelar semata, namun merupakan proses untuk menyiapkan diri yang lebih adaptif, kreatif, dan berdampak,” ujarnya.
Unud imbuh Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. S.T., Ph.D. memiliki sistem pendidikan penjaminan mutu yang sangat komprehensif.
Hasil dari tracer atau penelusuran lulusan Unud yang terserap di industri 85 persen.
“Kami berkomitmen belajar di Unud, kami tidak mau mencetak pengangguran,” tandasnya.
Bebernya Unud juga diperkuat kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sekaligus memberikan peluang-peluang informasi tempat kerja, informasi, dan pembinaan-pembinaan untuk menciptakan lapangan kerja untuk berwirausaha.
Ketua Unit Komunikasi Publik Unud, Dr. Ni Nyoman Dewi Pascarani, S.S., M.Si. mengatakan yang mendaftar hadir di expo melalui link sekitar 900-an orang di luar yang hadir langsung tanpa mengisi link.
Dikatakan Dr. Ni Nyoman Dewi Pascarani, S.S., M.Si. expo digelar mengenalkan pilihan program studi, jalur masuk, fasilitas, serta kehidupan kampus.
Adapun penerimaan mahasiswa baru Universitas Udayana dijaring melalui beberapa jalur, yakni seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP), seleksi nasional berbasis tes (SNBT), dan jalur mandiri.
Dalam pameran ini, pengunjung bisa mendapatkan jadwal seleksi, kuota, serta strategi memilih program studi secara cerdas sesuai minat dan potensi masing-masing calon mahasiswa.
Total ada 135 program studi yang tersebar di 13 fakultas, ada satu fakultas baru, dan program pascasarjana, dengan mayoritas program studi telah terakreditasi Unggul dan Baik Sekali.
“Dari Bali, kami menyiapkan pemimpin, inovator, dan agen perubahan untuk Indonesia dan dunia,” ucap tambah Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. S.T., Ph.D.
Unud juga memperkenalkan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran seperti rumah sakit pendidikan, laboratorium riset, perpustakaan, hingga layanan pendampingan dan konseling mahasiswa yang menunjang pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa.
Pada 2026 pihaknya juga membuka Fakultas Kedokteran Gigi, program studi baru Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip).
“Kami mengajak generasi muda untuk tidak sekadar memilih kampus, tetapi merancang masa depan dengan bekal pendidikan berkualitas, lingkungan belajar yang inklusif, serta jejaring akademik dan profesional yang luas,” tutup Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. S.T., Ph.D. (bp/ken)













