BADUNG, Balipolitika.com– Jalin sinergi dalam rangka memperkuat program kemandirian warga binaan, Pimpinan Cabang BRI Branch Office Kuta, Azdy Fransedo konsisten berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Badung, Bali.
Disambut hangat oleh Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, Pimpinan Cabang BRI Branch Office Kuta, Azdy Fransedo beberapa kali meninjau berbagai hasil karya warga binaan yang terdapat dalam Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kerobokan.
Menjunjung tinggi semangat “memanusiakan manusia”, beragam produk dari sektor UMKM, seperti kerajinan tangan, lukisan, serta produk sablon diperhatikan sebagai wujud nyata pembinaan yang dilakukan di Lapas Kerobokan.
Azdy Fransedo dan Tim BRI Branch Office Kuta juga mengunjungi program ketahanan pangan untuk meninjau peternakan ikan lele dan memanen seledri warga binaan budidayakan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari sinergitas antara Lapas Kerobokan dengan Bank BRI Branch Office Kuta menindaklanjuti zoom kerja sama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Bank BRI.
Dua lembaga ini sepakat memperkuat dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan, akses permodalan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) hasil karya warga binaan.
Terbaru, dalam kunjungan Selasa, 14 Oktober 2025, BRI Cabang Kuta kembali hadir mewujudkan digitalisasi melalui ID Card Brizzi bagi pegawai Lapas Kerobokan.
Penyerahan ID Card Brizzi dilakukan oleh Pemimpin Cabang BRI Cabang Kuta, Azdy Fransedo kepada Kalapas Kerobokan, Hudi Ismono.
“ID Card Brizzi ini berfungsi untuk sebagai tanda pengenal sekaligus terintegrasi dengan BRIZZI, kartu uang elektronik BRI yang memudahkan transaksi nontunai,” ucap Azdy Fransedo.
Azdy Fransedo menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen BRI dalam mendukung ekosistem kerja modern dan efisien di instansi pemerintah.
“Dengan ID card multifungsi ini pegawai dapat langsung merasakan manfaat digitalisasi layanan keuangan yang praktis dan cepat,” jelasnya.
Kalapas Kerobokan, Hudi Ismono mengapresiasi dukungan BRI, khususnya BRI Branch Office Kuta dan menilai bahwa penggunaan ID Card Brizzi ini akan sangat membantu aktivitas pegawai terutama dalam aktivitas sehari-hari menuju layanan pemasyarakatan yang lebih inovatif dan ramah digital.
Khusus perhatian Bank BRI Branch Office Kuta terhadap warga binaan pemasyarakatan, Hudi Ismono menegaskan hal ini sejalan dengan Implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam penguatan program kemandirian dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan.
“Kami terus berupaya memberikan pelatihan dan fasilitas yang dapat meningkatkan keterampilan warga binaan, sehingga saat mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki bekal untuk hidup mandiri,” ujarnya.
Hudi Ismono juga berharap kerja sama yang terjalin dengan Bank BRI Branch Office Kuta berdampak pada aspek pemasaran dan peningkatan kualitas produk warga binaan.
“Lapas Kerobokan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang tidak hanya menyiapkan warga binaan kembali ke masyarakat, tetapi juga memberikan mereka keterampilan yang lebih baik, sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegas Hudi Ismono. (bp/ken)










