BALI, Balipolitika.com – Petugas BPBD Karangasem terus melakukan penyedotan, untuk menyurutkan air yang menggenang pemukiman warga di Dusun Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis.
Hingga Selasa (30/9), puluhan rumah warga setempat masih tergenang banjir dengan ketinggian 5 sampai 10 Cm.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, pihaknya mengerahkan 2 pompa untuk menyedot genangan banjir yang sekitar 3 pekan menggenang rumah warga.
Terlebih air tersebut sudah dalam keadaan sangat kotor. Tidak hanya menganggu aktivitas warga, juga mengancam kesehatan warga setempat.
“Air belum benar-benar surut. Makanya kami terus lakukan penyedotan dari pagi sampai sore,” ungkap Arimbawa, Selasa (30/9).
Pihaknya mengimbau masyarakat setempat tetap mewaspadai potensi banjir susulan. Mengingat kondisi cuaca di wilayah Karangasem dan sekitarnya masih belum menentu.
Upaya pencegahan banjir di wilayah Dusun Tengading juga terus dilakukan, dengan normalisasi alur Sungai Betel yang dilakukan BWS (Balai Wilayah Sungai) Bali Penida.
Serta memasang tanggul dengan geobag, untuk antisipasi air dari Sungai Betel meluap sampai pemukiman warga.
”Kami juga kerahkan alat berat untuk menutup aliran air terus masuk ke permukiman warga,” ucap Arimbawa. (BP/OKA)









