DENPASAR, Balipolitika.com- Momen spesial menghampiri kiper Timnas Indonesia Emil Audero menjelang laga Rayo Vallecano kontra Athletic Bilbao, Sabtu (10/10/2026) malam. Seluruh pemain satu timnya memberikan penghormatan guard of honour kepada Audero di Estadio de Vallecas. Ribuan fans yang memadati Estadio de Vallecas turut larut dalam prosesi penghormatan tersebut.
“Penghormatan kepada Emil Audero, juara FIFA ASEAN Cup bersama Indonesia,” tulis Rayo dalam unggahan Instagram resmi klub.
Rayo Vallecano memberikan guard of honour kepada Emil Audero Mulyadi usai membawa Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. Audero mengawali prosesi dengan berjalan memasuki lapangan melewati barisan rekan-rekan setimnya. Sang kiper mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh penjuru stadion malam itu.
Para pemain Bilbao pun ikut berdiri berjajar untuk memberikan salam hormat kepada Audero.
Emil kemudian berdiri di tengah lapangan sambil memegang jersey home Rayo Vallecano. Jersey spesial itu bertuliskan ‘Campeon ASEAN Cup 2026’ sebagai penanda gelar juara. Audero mencatat penampilan gemilang sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia.
Momen puncaknya terjadi saat ia menepis eksekusi penalti Nattapong Sayriya asal Thailand yang memastikan kemenangan Indonesia.
Sayangnya, duel Rayo Vallecano kontra Athletic Bilbao harus terhenti pada menit ke-28. Wasit Jose Maria Sanchez Martinez menghentikan pertandingan karena ulah pendukung tuan rumah. Wasit mengambil keputusan itu setelah menerima rekomendasi dari pihak kepolisian.
Petugas menilai situasi di dalam stadion tidak kondusif untuk melanjutkan pertandingan.
Sebelum mengambil keputusan, Jose Maria sempat berdialog dengan polisi, kedua pelatih, dan beberapa ofisial. Wasit kemudian memerintahkan seluruh pemain kedua tim keluar dari lapangan. Para pemain meninggalkan lapangan di tengah atmosfer stadion yang kian memanas.
Media Spanyol Futbol Fantasy memperkirakan laga tunda itu berlanjut pada bulan November. Kepastian jadwal menunggu keputusan Komite Kompetisi RFEF selaku federasi sepak bola Spanyol. Opsi penyelesaian pada Minggu (11/10/2026) tidak lagi menjadi pilihan utama para pihak.
“Mengingat situasi tersebut, bulan November tampaknya menjadi waktu yang memungkinkan untuk mencapai kesepakatan, meskipun belum ada keputusan final yang diambil,” tulis Futbol Fantasy.
Delegasi Pemerintah menilai mustahil menjamin kehadiran polisi yang memadai dalam waktu sesingkat itu. Penjadwalan ulang dalam waktu dekat juga tidak mudah karena kalender Athletic Bilbao sangat padat. Bilbao masih harus melakoni laga tunda melawan Levante pada 21 Oktober serta Copa del Rey pada 27 hingga 29 Oktober.
Jika tidak ada keputusan lain, kedua tim akan melanjutkan laga dari titik penghentian dengan kedudukan 0-0.
Insiden ini menjadi noda dalam malam istimewa yang seharusnya milik Emil Audero. Penghormatan guard of honour itu tetap menjadi bukti pengakuan Eropa atas prestasi kiper Indonesia. Kini publik sepak bola menanti keputusan resmi RFEF mengenai kelanjutan laga yang tertunda.
Malam penghormatan itu menjadi bukti besarnya respek klub Spanyol terhadap prestasi Audero. Jarang ada pemain Asia yang mendapat guard of honour di panggung La Liga Spanyol. Kini Audero bertekad menjaga performa apiknya bersama Rayo Vallecano musim ini. (BP/CHA).












