JAKARTA, Balipolitika.com- Sebanyak 35 Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi atau 100 persen mendaftar sebagai peserta Mahasabha XIII.
Kekompakan dan antusias PHDI se-Indonesia ini tecermin dari Dashboard Monitoring Pendaftaran Peserta Mahasabha XIII per Kamis, 1 Oktober 2026.
Sekretaris Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat masa bakti 2021–2026, I Ketut Budiasa, S.T., M.T. menilai kondisi tersebut sebagai kabar yang menggembirakan.
“Ini adalah berita gembira karena angka 100 persen tersebut mencerminkan semua PHDI Provinsi memiliki semangat yang sama dalam menjaga marwah majelis. Di tengah berbagai dinamika keumatan, beratnya tantangan dan banyaknya persoalan-persoalan yang harus dihadapi, PHDI membutuhkan legitimasi yang kuat,” ucap I Ketut Budiasa.
Ungkapnya, AD/ART memang mengatur syarat sah Mahasabha, yaitu minimal didukung oleh 2/3 PHDI Provinsi yang ada, artinya dukungan 24 PHDI Provinsi se-Indonesia sudah cukup.
“Namun Mahasabha bukan hanya tentang legalitas formal. Lebih penting dari itu adalah semangat kebersamaan, persatuan, dan rasa memiliki dari semua stakeholder. Dalam konteks inilah pendaftaran oleh 35 dari 35 PHDI Provinsi yang ada menjadi sangat bermakna. Bila dibandingkan dengan kondisi 5 tahun lalu saat Mahasabha XII, yang didukung oleh 27 PHDI Provinsi dari 32 PHDI Provinsi yang ada (84 persen), kondisi saat ini jauh lebih baik,” ungkapnya kepada Redaksi Balipolitika.com, Jumat, 2 Oktober 2026.
Selain memonitor pendaftaran PHDI Provinsi, Panitia Mahasabha XIII juga terus memantau, membantu dan memfasilitasi pendaftaran PHDI Kota/Kabupaten se-Indonesia.
Dari database PHDI Pusat, tercatat total PHDI Kota/Kabupaten adalah 298, namun setelah melakukan pembaharuan data, angkanya naik menjadi 303 PHDI Kota/Kabupaten.
Hal ini karena adanya 5 kabupaten yang sebelumnya tidak memiliki pengurus PHDI, kemudian berhasil membentuk kepengurusan yang sah dan mendapatkan SK dari PHDI Provinsi setempat.
Tambahan 5 PHDI kabupaten tersebut adalah PHDI kabupaten Batanghari dan Sarolangun (Jambi), PHDI kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (Maluku) dan PHDI kabupaten Prabumulih (Sumatera Selatan).
Dari 303 PHDI Kota/Kabupaten se-Indonesia, tercatat 251 sudah mendaftar sebagai peserta Mahasabha, atau mencapai 83 persen.
Mengingat sebaran wilayah yang demikian luas, beberapa diantaranya ada di daerah terluar Nusantara, keikutsertaan yang mencapai angka 83 persen ini sudah sangat baik.
Selain peserta dari PHDI Provinsi dan Kabupaten/Kota, Mahasabha PHDI juga diikuti oleh Organisasi Kemasyarakatan Hindu Tingkat Nasional yang menjadi mitra kerja PHDI dan secara tradisi mengakui dan menempatkan PHDI sebagai Majelis tertinggi umat Hindu di Indonesia, diantaranya: Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Prajaniti Hindu Indonesia (Prajaniti), Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI), Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN), Ikatan Dosen Hindu Indonesia (DHI), Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara (Pandu Nusa), Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (P3I), dan lainnya.
Pimpinan 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH), Pembina Rohani di berbagai instansi/lembaga pemerintah tingkat Pusat yang bergerak dalam pembinaan keumatan di masing-masing instansi/lembaga, juga diundang dalam Mahasabha baik sebagai peserta maupun sebagai peninjau.
“Semua upaya pelibatan (involvement) tersebut dilakukan untuk memperkuat legitimasi Majelis sekaligus untuk memperkuat sinergi pembinaan keumatan,” ungkapnya.
Di awal bulan Oktober 2026, hampir semua stakeholder yang disebutkan di atas telah mendaftar dan mengirimkan utusan yang akan hadir pada Mahasabha XIII.
Dengan progress yang meyakinkan ini, Mahasabha XIII PHDI siap digelar sesuai rencana, dari tanggal 8 – 11 Oktober 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
“Mari kita doakan semoga Mahasabha XIII berjalan lancar, tertib dan menghasilkan keputusan-keputusan dan ketetapan-ketetapan yang bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara,” harap I Ketut Budiasa. (bp/ken)













