BADUNG, Balipolitika.com– MJR, pria 60 tahun asal Netherlands alias Belanda melompat dari lantai 5 Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu, 12 September 2026 sekira pukul 22.14 Wita.
Ia ditemukan tergeletak di pinggir jalan areal hotel tersebut dalam kondisi mengenaskan akibat melompat dari ketinggian kurang lebih 14 meter.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menyebut aksi turis Belanda ini diketahui lewat rekaman CCTV hotel.
Berdasarkan keterangan saksi bernama I Nengah Arta Wijaya (31 tahun) pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 22.18 Wita, ia mendapat info dari staf restoran bahwa ada seorang tamu yang tergeletak di jalan dalam hotel.
Tak berselang lama, ambulans RS BIMC Nusa Dua tiba dan langsung melakukan pengecekan medis terhadap korban.
“Korban menderita luka lecet di bagian perut sisi kanan, luka di bagian siku kanan, patah di bagian pergelangan tangan kanan, dan posisi korban dalam posisi tergeletak,” ucap Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Berdasarkan hasil pengecekan Tim Identifikasi Polresta Denpasar diketahui turis Belanda itu melompat dari ketinggian lantai lima atau kurang lebih 14 meter.
“Pergelangan tangan kanan korban mengalami patah; siku sebelah kanan korban mengalami luka,” imbuh Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Rekaman CCTV di TKP menunjukkan pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 22.10 Wita, korban tiba di sudut pagar pembatas selasar dan menaikan tirai.
Kemudian korban melangkahi (melewati) pagar pembatas dan berdiri di tembok luar dan korban melompat ke bawah.
“Dari keterangan pihak hotel yang bersangkutan telah menginap dari tanggal 16 Agustus 2026 sampai hari kejadian (Sabtu 12 September 2026, red) dan pihak hotel telah meminta beberapa kali untuk pembayaran, namun korban belum melakukan pembayaran sama sekali,” tutup Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. (bp/ken)










