BALI, Balipolitika.com – Tragedi kecelakaan maut di Jalan Antasura, Denpasar Utara, tepat di depan Bengkel Buana Motor atau sebelah selatan PDAM, Minggu (28/6) sekitar pukul 04.05 Wita menelan korban jiwa.
Sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DK 8113 BF, kabarnya lepas kendali dan menghantam pohon perindang di sisi timur jalan, mengakibatkan sang pengendara tewas seketika di lokasi kejadian.
Korban tewas berinisial ADP (28), asal Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Sementara rekannya yang berboncengan, berinisial H (25), asal Sukawening, Bogor, dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan sempat mengalami kejang-kejang,
Selain itu, petugas medis melaporkan tercium bau alkohol menyengat dari tubuh korban H. Kasubnit Laka Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu, menjelaskan, insiden maut tersebut terjadi akibat murni kecelakaan tunggal atau out of control (OC).
“Terjadi laka lantas tunggal yang melibatkan sepeda motor Honda Vario DK 8113 BF di Jalan Antasura pada Minggu dini hari,” ujar Ipda Nila Cahyaning Wisnu.
Ipda Nila menjelaskan, kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor yang ADP kendarai membonceng H bergerak melaju dari arah utara menuju ke arah selatan.
“Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pengendara sepeda motor kehilangan kendali atas kendaraannya,” urai Ipda Nila.
Akibat kehilangan kendali, motor tersebut oleng ke arah kiri secara mendadak dan langsung menabrak dengan keras pohon perindang jalan yang berada di bahu jalan sisi timur.
Dampak dari tabrakan hebat tersebut fatal bagi sang pengendara. ADP mengalami cedera kepala berat yang dengan keluarnya darah aktif dari hidung, telinga, serta mulutnya, di samping mengalami patah tulang pada kaki kiri.
Petugas Ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar dari Regu IV yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah korban menuju Kamar Jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar setelah menerima laporan dari Pusdalops.
Di sisi lain, nasib beruntung masih berpihak pada H yang boncengan di belakang. Meski selamat dari maut, ia dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri di aspal.
Tim medis dari BPBD Kota Denpasar Pos Juanda Regu Merak I yang tiba di lokasi pertama kali sempat mendapati Hardiansyah mengalami kejang-kejang di tempat kejadian dengan aroma alkohol yang menyengat. Petugas pun langsung melarikan ke RSUD Wangaya. (BP/OKA)












