Balipolitika.com- Tim Samba akhirnya menunjukkan taringnya. Selecao akhirnya menang telak. Sayangnya, bayang-bayang cedera parah menghantui pemain andalan mereka, Rapinha.
Brasil tanpa ampun membantai Haiti pada laga penyisihan Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan resmi ini digelar di Dallas Stadium, Texas, Sabtu (20/6) waktu setempat. Tiga poin penuh aman dikantongi Selecao.
Pesta gol terjadi. Dominasi mutlak. Singkatnya kombinasi umpan pendek taktis lini tengah membuat barisan belakang lawan kocar-kacir. Penyerang tampil sangat klinis. Gelontoran gol demi gol bersarang mudah ke gawang Haiti tanpa perlawanan berarti.
Haiti hanya pasrah menyerang balik. Mudah dipatahkan.
Tetapi atmosfer bangku cadangan tim Samba mendadak berubah menjadi sangat tegang. Winger andalan mereka Raphinha terpaksa ditarik keluar lapangan lebih cepat.
Rapinha mengalami cedera serius. Sungguh apes.
“Kami cemas menunggu hasil pemeriksaan tim dokter,” ujar Ancelotti lesu.
Raphinha langsung mendapatkan perawatan medis intensif di lorong ruang ganti pemain. Kehilangan besar bagi tim. Perannya sangat vital dalam skema taktik penyerangan.
Pukulan telak tim kepelatihan. Tambahan poin maksimal ini semakin mengokohkan posisi raksasa Amerika Selatan di puncak. Tiket fase gugur aman. Meski demikian, bisa disinyalir masyarakat Negeri Samba was-was. Fokus kini beralih total pada kondisi Raphinha.
Pada akhirnya peluit panjang wasit menyegel kemenangan mutlak yang harus dibayar sangat mahal. (BP/CHA).













