NASIONAL, Balipolitika.com – Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, mendadak mencekam!
Personel Brimob Polda Metro Jaya, dengan senjata lengkap menyerbu besar-besaran untuk mengamankan lokasi penggerebekan sindikat judi online (judol) jaringan internasional, Jumat (8/5) hingga Sabtu (9/5).
Bukan main-main, sinergi maut antara Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri ini menyasar sebuah gedung yang dugaan kuat menjadi “otak” operasional judol lintas negara.
Kehadiran pasukan elite Brimob bukan tanpa alasan. Polisi mencium adanya potensi gangguan keamanan mengingat skala operasi ini menyasar sindikat kelas kakap lintas negara.
“Personel Satuan Brimob terjun untuk menjamin kelancaran penyidik dalam mengumpulkan barang bukti dan mengamankan para terduga pelaku,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Hingga saat ini, tim penyidik masih “membedah” isi gedung tersebut. Sejumlah individu telah teramankan bersama tumpukan perangkat elektronik, yang dugaan untuk memutar uang haram hasil judi.
Siapa dalang?
Berapa perputaran uangnya?
Pihak kepolisian masih menutup rapat detail tersangka demi memburu jaringan ini hingga ke akar-akarnya!
Polda Metro Jaya menegaskan, tidak ada ruang bagi perjudian yang merusak ekonomi masyarakat. Masyarakat agar waspada dan jangan ragu melapor ke layanan 110 jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar anda. (BP/OKA)













