Balipolitika.com- Tim nasional Belanda diprediksi kuat bakal mengangkat trofi Piala Dunia 2026 pada laga final di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, 19 Juli mendatang. Ramalan ini menggunakan formula hitungan matematis khusus. Sangat mengejutkan publik.
Adalah Joachim Klement, ahli matematika asal Jerman, yang merilis data sains tersebut. Rekam jejaknya ngeri-ngeri sedap. Klement sebelumnya sukses menebak juara edisi 2014, 2018, hingga 2022 secara beruntun.
“Model ini melihat PDB per kapita, populasi, peringkat FIFA, dan budaya bola,” ujar Klement saat membeberkan indikator penilaiannya.
Singkatnya, model kompetisi baru dengan format resmi 48 negara bentukan FIFA ini justru memihak skuat Oranje. Mereka diyakini melaju mulus. Sebaliknya, Inggris asuhan Thomas Tuchel diproyeksi keok di semifinal.
Ronaldo bersama Portugal pun diramal gigit jari di partai puncak. Kalah dari Belanda. Begitu bunyinya.
Tetapi, sang pakar buru-buru mengingatkan pencinta sepak bola agar tetap rasional. Faktor keberuntungan di lapangan hijau tetap memegang peranan krusial.
“Ini seperti bermain lotere,” tegas Klement ke media.
Namun, ia mengingatkan bahwa masyarakat jangan bertaruh berlebihan. Pada akhirnya, hitungan di atas kertas ini langsung memicu perdebatan hangat para jurnalis di lapangan.
Skuat Ronald Koeman sendiri dijadwalkan bersua Jepang dalam laga pembuka Grup pada 15 Juni 2026. Pembuktian formula dimulai dari sana. (BP/CHA).













