TABANAN, Balipolitika.com– Dibacok tetangga sendiri. Dugaan gagal pinjam uang Rp 5 juta kapak pun melayang di kepala. Peristiwa inilah yang baru ini terjadi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Seorang tetangga nekat melakukan penganiayaan kepada tetangganya sendiri.
Seorang pria bernama I Made Budi Artha diserang secara mendadak oleh tetangganya. Kejadian brutal ini diduga dipicu oleh urusan pinjam meminjam uang senilai lima juta rupiah. Terduga pelaku Made Sunardiana segera kabur setelah melancarkan aksinya.
“Korban menyebut nama Sunardiana alias Pak Buleleng sebagai orang yang melakukan penganiayaan brutal. Korban mengalami empat luka, tiga sepanjang lima sentimeter di belakang kepala, dan satu luka empat sentimeter di kepala bagian atas,” ujar kakak kandung korban, Luh Gede Mastini kepada pihak kepolisian.
Terduga pelaku mendatangi rumah korban di Desa Beraban. Ia datang bermaksud meminjam uang tunai. Korban meminta sepeda motor pelaku sebagai jaminan pinjaman uang.
“Korban berniat mengecek sepeda motor yang dijadikan jaminan utang tersebut. Pelaku kemudian melancarkan serangan kejinya dari arah belakang,” jelas Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana.
Saat korban berjalan mendekati motor jaminan, pelaku diduga langsung melancarkan pukulan. Pelaku menggunakan pisau kapak terbalik, menghantam kepala bagian belakang. Serangan bertubi-tubi ini membuat I Made Budi Artha tersungkur ke tanah.
“Korban mengalami empat luka robek terpisah di bagian belakang kepala akibat pukulan keras. Korban kini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,” tuturnya.
Korban yang bersimbah darah berhasil keluar rumah untuk meminta pertolongan. Saksi-saksi segera menemukan korban dalam kondisi mengenaskan. Mereka langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Singasana.
“Tim kami kini tengah melakukan pelacakan secara menyeluruh di wilayah Tabanan dan sekitarnya. Kami akan segera menangkap pelaku secepat mungkin,” tegasnya. (BP/CHA).













