DENPASAR, Balipolitika.com– Mata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Provinsi Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah tampak berkaca-kaca saat mengunjungi Yayasan Metta Mama & Maggha (YMMM), Jalan Gunung Lawu No. 30, Pemecutan Kelod, Denpasar, Bali, Indonesia, Kamis, 14 Mei 2026.
Didampingi sang istri, I Gusti Agung Dewi Adnyani, De Gadjah dan rombongan melepas sepatu, mengenakan masker plus hand sanitiser, kemudian memantau kondisi sebanyak 62 bayi-balita kurang beruntung yang dirawat oleh Vivi Monata Sandra ditopang oleh 80 orang tim selama 24 jam penuh.
Di bilik pertama, De Gadjah bertemu dengan seorang bayi yang kurang dari seminggu dilahirkan ke dunia, namun harus bertahan hidup tanpa kedua orang tuanya alias ditelantarkan.
Nasib yang sama juga dialami oleh 61 bayi-balita lainnya yang dirawat dengan sangat disiplin oleh Yayasan Metta Mama & Maggha hingga melibatkan sejumlah psikiater dan psikolog.
Karena jumlah bayi-balita yang sangat banyak di satu kawasan, tak jarang jika satu terjangkit penyakit, maka dengan mudah menular ke yang lainnya; contohnya untuk kasus Flu Singapore.
Merespons kondisi ini, Komunitas Sahabat Rizky Irmansyah Provinsi Bali menyalurkan bantuan donasi sebesar Rp1 miliar kepada Yayasan Metta Mama & Maggha untuk kebutuhan pembangunan fasilitas ruang isolasi bagi bayi-balita sakit.
De Gadjah dan rombongan hadir dalam kapasitas mewakili Rizky Irmansyah, ajudan sekaligus sekretaris pribadi Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam pesan tertulisnya, Rizky Irmansyah menyampaikan bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan donasi, melainkan bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan masa depan yang layak.
“Hari ini kami hadir bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk menyampaikan kasih sayang, kepedulian, dan harapan bagi anak-anak bayi telantar yang membutuhkan pelukan kehidupan,” tulis Rizky dalam pesannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Metta Mama & Maggha yang dinilai telah menjadi rumah bagi anak-anak terlantar untuk mendapatkan cinta dan perhatian tanpa syarat.
Menurutnya, sekecil apapun bantuan yang diberikan akan menjadi harapan besar bagi masa depan anak-anak tersebut.
Sementara itu, De Gadjah mengatakan bantuan Rp 1 miliar tersebut digunakan untuk pembangunan gedung baru yayasan.
De Gadjah mengaku sangat terharu melihat perjuangan yayasan merawat puluhan bayi telantar yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami dari Sahabat Rizky Irmansyah mewakili Mas Rizky Irmansyah memberikan donasi sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan gedung. Kami berharap semakin banyak pihak ikut membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar De Gadjah.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan hidup bukan semata soal kekayaan, tetapi sejauh mana seseorang dapat berguna bagi masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat, pengusaha, maupun pemerintah untuk bersama-sama peduli terhadap anak-anak telantar dan kelompok rentan lainnya di Bali.
De Gadjah mengungkapkan saat ini yayasan merawat sekitar 62 bayi yang sebagian besar membutuhkan perhatian ekstra.
Ia berharap semakin banyak pihak terlibat menjadi orang tua asuh maupun membantu keberlangsungan yayasan secara berkelanjutan.
Yayasan Metta Mama & Maggha memiliki visi sebagai rumah perlindungan yang percaya setiap anak memiliki hak yang sama untuk hidup.
Yayasan Metta Mama & Maggha merupakan sebuah tempat di mana tiap anak diterima dan dipelihara untuk tumbuh menjadi bahagia, penuh cinta kasih, peduli sesama, dan percaya pada diri sendiri.
Adapun misi yang diusung Yayasan Metta Mama & Maggha, di antaranya (1) memenuhi kebutuhan nutrisi bayi agar terpenuhi dengan baik; (2) menyediakan rumah yang aman dan nyaman untuk bayi bertumbuh kembang, memberikan suasana yang kondusif agar mental dan fisiknya terjaga dengan baik; (3) memenuhi kebutuhan nutrisi kesehatan yang layak untuk pertumbuhan bayi; dan (4) memberikan perawatan medis dan medical saat mereka sakit. (bp/ken)













