DENPASAR, Balipolitika.com– Selain Wayan Koster yang hattrick memimpin DPD PDI Perjuangan Bali, 7 kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan se-Bali pun tak lepas dari nuansa hattrick.
Mereka yang hattrick alias tiga kali berturut-turut menjabat ketua adalah I Nyoman Giri Prasta sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Badung; I Made “Agus” Mahayastra sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar; I Komang Gede Sanjaya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan; Sang Nyoman Sedana Artha sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Bangli; Anak Agung Gede Anom sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Klungkung; I Made Kembang Hartawan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana; dan I Gusti Ngurah Gede sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar.
Tak main-main, I Gede Dana bahkan lebih dari sekadar hattrick karena telah memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem sejak tahun 2017-2012, 2012-2019, 2019-2024, dan kini 2025-2030 alias quattrick.
Sementara Gede Supriatna baru ditunjuk sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng pada 23 Agustus 2024 lalu dan kini melanjutkan kepemimpinannya untuk periode 2025-2030.
Tidak adanya pergeseran posisi Ketua DPC PDI Perjuangan se-Bali ini dimuat dalam Surat Keputusan DPP PDI Perjuangan yang dibacakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi, Adian Napitupulu serangkaian Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Bali dan Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI Perjuangan Bali di di Sunset Road Convention Centre, Denpasar, Sabtu 18 Oktober 2025. (bp/ken)













