Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Sastra Balipolitika

  • Sastra

    Puisi-Puisi Hadad Fauzi Musthofa

    Ilustrasi: Bonk Ava   Yang Gugur Tidak ada lagi bayang yang singgah Hitam pada mata itu Subur yang gugur, akan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Eliaser Loinenak

    Ilustrasi: Saka Rosanta   LAHIR BARU sorga terbuka membersamai lintang kemukus ketika matahari ada pada bintang capricornus sejoli tersungkur merapalkan…

    Selengkapnya »
  • Puisi

    Puisi-Puisi Gimien Artekjursi

    Ilustrasi: Gede Gunada   PENYESALAN akhirnya kita menyerah meneguk anggur penghabisan dan mabuk di luar hujan membenam halaman sama-sama lupa…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Yin Ude

    Ilustrasi: Bonk AVA   Hari Puisi Hari ini yang kuwarnai merah Berharap anak-anak gembira karenanya Ada perahu diutus lautan Ada…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Umbu Landu Paranggi

    (Untuk merayakan hari kelahiran Mahaguru Puisi Umbu Landu Paranggi pada tanggal 10 Agustus 2022 ini, redaktur sastra “Bali Politika” secara…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    PUISI-PUISI READY SUSANTO

    Ilustrasi: Wayan Jengki Sunarta   Yogya 33 Tahun Lagi : Ast, Rini seperti derit pedati pagi segan berarak dari dinihari…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Nichita Stãnescu

    Ilustrasi: Wayan Jengki Sunarta   (Kawan-kawan pencinta sastra, mengawali bulan Agustus ini, redaktur sastra “Bali Politika” merasa beruntung dan bersyukur…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Sugiono MP

    Ilustrasi: Gede Gunada     LANGIT JINGGA ini tak biasa semburat jingga rona memerah pada langit maya memeluk gema azan…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Gimien Artekjursi

    Ilustrasi: Wayan Jengki Sunarta   KITA PERNAH BERTEMU AKU YAKIN ITU KAU –In Memoriam Kriapur– Kukubur bulan di kali Sehabis…

    Selengkapnya »
  • Sastra

    Puisi-Puisi Rion Albukhari

    Ilustrasi: Gede Gunada     TIKAMAN Ada burung tepus diam-diam hinggap di mulutmu; memang ada yang akan datang selalu diam-diam.…

    Selengkapnya »
Back to top button

Konten dilindungi!