Puisi
-
Sastra
Puisi-Puisi Anton Muhajir
aku bodoh maka aku bakar dengan senjata laras panjang menggantung di pinggang, lelaki berbaju loreng itu maju menantang. “diam, kalian.…
Selengkapnya » -
Esai
Bergema di Australia: Puisi yang Menyala dalam Senyap
PADA zaman ketika manusia semakin percaya kepada algoritma daripada kebijaksanaan, kepada mesin pencari daripada perenungan, sebuah peristiwa terjadi di Melbourne,…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Via Firdhayanti
Tidak Ada Puisi Hari Ini Tidak ada puisi hari ini Kita mengawali pagi dengan sakit mata dan malam-malam tidur terjaga…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Ika Permata Hati
DOA DARI STASIUN Dari atas kereta kulihat orang asing itu meletakkan tangan kanan di dadanya menitipkan doa di sudut hati…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Mohammad Isa Gautama
Pagi dan Asap Knalpot pagi dan asap knalpot menyambar jendela bus seperti isyarat menembus benak penghuni kota rakus pagi lalu…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Ahmad Rizki
nyeri pinggang dini hari tak lelo lelo ledung bulan sirna, udara mendung nyeri pinggang cepat kaupulang sebelum matahari kembali menggonggong…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Heru Patria
BELAJAR DARI ALAM berguru pada langit yang tak pernah merasa kehilangan meski telah berkali melepaskan hujan berkaca pada karang yang…
Selengkapnya » -
Puisi
Puisi-Puisi Kim Al Ghozali AM
Dari Kubur Tak Bernama Raung suaramu dari kubur terhenti. Kota bangkit, khotbah janjikan surga bagi orang-orang usiran janji yang membawa…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Elisa Lewizza
YANG TELAH KITA MILIKI Bait manakah yang paling engkau nikmati Dari puisi-puisi yang mengurai bayang esok Bukankah kita telah belajar…
Selengkapnya » -
Sastra
Puisi-Puisi Ni Wayan Margiani
JEMBATAN ITU Jembatan itu …. kau bilang jalan pintas menuju langit, kala dunia menolakmu sengit pesan yang ditulis tanpa tujuan,…
Selengkapnya »









