BALI, Balipolitika.com – Tragedi kecelakaan kembali terjadi di Buleleng, usai mobil Hiace yang biasanya menjadi angkutan travel hilang kendali.
Tragisnya 5 WNA China menjadi korban dalam kecelakaan ini, dan meninggal dunia. Rutenya di Jalan Raya Singaraja-Denpasar saat pagi buta, pada Jumat 14 November 2025.
Hiace yang mengangkut WNA China ini, mengalami kecelakaan tunggal di Desa Padangbulia, Sukasada, Buleleng. Warga yang beraktivitas pagi pun kaget, dengan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WITA pagi ini.
Mobil datang dari arah Denpasar menuju Singaraja itu, mendadak hilang kendali, keluar jalur, lalu masuk ke perkebunan warga dan menghantam pohon durian. Benturan keras itu membuat suasana lokasi kejadian berubah menjadi kepanikan dan mencekam.
5 WNA meninggal dunia di TKP
5 WNA China meninggal di lokasi
4 lainnya luka ringan dan syok berat
2 korban dalam kondisi luka serius dilarikan ke rumah sakit
Pengemudi WNI selamat tapi terluka
Para korban meninggal dunia, terevakuasi dengan ambulans PMI ke RSUD Buleleng, sementara korban lain tertangani di RSUD Buleleng dan RSU Karya Darma Husada (KDH) Singaraja.
Polisi pun masih menyelidiki penyebab pasti mobil Hiace kehilangan kendali. Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin membenarkan peristiwa tragis ini.
“Pengemudinya WNI, dan 11 orang lagi WNA asal China. Kami masih cek lagi identitasnya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang memastikan status dan kondisi seluruh korban.
Jalan Rawan Kecelakaan
Insiden ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan fatal, di jalur rawan Singaraja–Denpasar yang kerap menemui medan berkelok dan minim penerangan.
Publik kini bertanya, apakah mobil kehilangan kendali karena faktor kelelahan, kecepatan, atau kondisi jalan. Polisi pun, masih melakukan penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa jalur ini tidak boleh diremehkan, apalagi saat mengangkut wisatawan mancanegara. (BP/OKA)








