BALI, Balipolitika.com – Seorang pengendara melintas di kawasan Lumintang, Denpasar Utara, tiba-tiba kena hadang dan serangan geng anak muda, Sabtu (2/8) malam.
Korban IGPW (31) asal Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar terkulai tak berdaya karena mengalami patah kaki karena juga sempat tertabrak.
Korban terkeroyok geng anak muda. Kacamata korban dan helmnya hancur. IGPW kemudian terevakuasi petugas medis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar yang mendapatkan laporan warga.
“Evakuasi korban pengeroyokan,” kata Petugas Medis, Wayan Robert. Wayan, korban mengalami patah pada kaki kanan sehingga harus pemasangan bidai. Selain itu, korban juga mengalami luka lecet di bawah mata kiri.
“Luka lecet bawah mata kiri dan patah pada kaki kanan,” bebernya. Oleh petugas medis, korban terbawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Denpasar.
Menurut keterangan korban, korban tidak mengenal dengan para pelaku, karena tiba-tiba mereka menghdang dan membuntuti.
“Korban sendiri, tidak ada masalah, korban seketika ada yang membuntuti dan menghadang oleh kelompok anak muda, korban sempat tertabrak dan mengalami pengeroyokan sampai kacamata dan helm hancur,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, tas milik korban yang berada di sepeda motor terjarah dan terbawa kabur oleh geng anak muda itu. “Tas milik korban yang berada di bawah jok motornya juga terbawa kabur,” ujarnya.
Para pelaku sekelompok anak muda itu juga dugaan dalam kondisi mabuk. Handphone milik korban masih bisa aman karena korban pegang erat. “Handphone masih terpegang erat oleh korban cuma tasnya yang di bawah jok raib,” tutur dia.
Sementara itu, Polresta Denpasar menyelidiki kasus pengeroyokan yang terjadi di Lumintang. Hal ini kata Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengenai kasus yang meresahkan masyarakat ini, korban IGW (31) agar melapor ke Polsek Denpasar Utara.
“Terlapor dalam lidik, tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Utara sudah mendatangi TKP pengeroyokan,” kata AKP Sukadi. Korban menderita luka-luka hingga patah kaki akibat aksi pengeroyokan gerombolan anak muda tersebut.
“Korban mengalami luka lecet pada bagian bawah mata sebelah kiri, luka lecet pada siku tangan kanan, keseleo pada kaki kanan diduga patah,” ujarnya.
Tak hanya itu, korban juga kehilangan satu buah tas selempang yang di dalamnya berisikan dompet. Peristiwa bermula saat korban melintasi simpang Taman Kota.
“Korban dari arah timur bertemu dengan segerombol anak muda dari selatan yang mana korban di teraki sehingga korban langsung tancap gas sepeda motor,” bebernya.
Korban langsung tertabrak oleh salah satu dari grombolan anak muda tersebut dan setelah korban jatuh saat korban hendak lari menjauh namun korban langsung terhampiri oleh gerombolan anak muda tersebut.
“Mereka langsung memukul korban secara bersama-sama kemudian gerombolan anak muda tersebut langsung kabur meninggalkan korban sehingga atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Denpasar Utara untuk penanganan lebih lanjut,” kata dia. (BP/OKA)













