DENPASAR, Balipolitika.com– Anniversary ke-3 Kaneshiro Bali bertajuk “Kaneshiro H3art You” berlangsung penuh makna di Kaneshiro All You Can Eat Bali, Jalan Cokroaminoto Nomor 48, Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Senin, 29 September 2025 malam.
Tiup lilin bersama mewarnai momentum kebersamaan penuh kehangatan dalam momentum perayaan spesial ulang tahun itu.
Suasana semakin meriah lewat live acoustic music Axel dan dance performance Tari Nusantara Wonderland persembahan Larajiva Teman Tuli serta games dart berhadiah interaktif bersama pelanggan setia Kaneshiro.
Larajiva Teman Tuli juga menyuguhkan Joged Bumbung Bali Sekar Jepun yang mengundang para pelanggan dan Tim Kaneshiro untuk bergoyang, berbahagia, dan tertawa bersama.
Tak sekadar memperingati hari lahir, restoran yang menyediakan 150+ pilihan menu suki dan grill dengan sajian beragam daging berkualitas serta higienis alias terjamin kebersihannya itu menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) menarik.
Selain berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, tahun ini, Kaneshiro Bali juga menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan kepada para tunawisma, Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) terlantar, para tukang suwun (kuli panggul), dan lain-lain yang kerap mangkal di seputaran Jalan Gadjah Mada, Denpasar.
Dalam penyaluran bantuan berkala itu, Kaneshiro Bali menggaet Komunitas Sosial dan Kemanusiaan ANOM PEDULI yang digawangi Arief Melky Kadafuk dan Putu Yudana.
Bantuan berkala ini sampai ke tangan penerima manfaat sejak Senin, 22 September 2025 dan berlangsung berturut-turut sebanyak 17 kali hingga bulan Oktober 2025.
Menarik diketahui, tepat pada perayaan Anniversary ke-3 Kaneshiro Bali, Senin, 29 September 2025 malam, uluran kasih dari Kaneshiro All You Can Eat Bali juga sampai di tangan penerima sebelum akhirnya Komunitas Sosial dan Kemanusiaan ANOM PEDULI hadir di lokasi acara.
“Berbagi setiap hari. Hari ini, Senin, 29 September 2025. Thanks support-nya, Kaneshiro Bali. Kami Komunitas Sosial dan Kemanusiaan ANOM PEDULI (ANOM: Atas Nama Orang Miskin Peduli) tetap berbagi kasih dan berbagi kebahagiaan untuk sahabat tuna wisma dan ODGJ -Orang Dengan Gangguan Jiwa terlantar- yang setiap hari tidur di emperan pertokoan Jalan Gajah Mada Denpasar. Kami juga berbagi untuk beberapa warga bangsa yang membutuhkan makan malam. Mereka biasanya menunggu kami di emperan pertokoan Jalan Gajah Mada. Mereka secara ekonomi tidak mampu memenuhi kebutuhan makannya secara mandiri sehingga setiap hari mereka menunggu kami di emperan pertokoan Jalan Gajah Mada. Puji Tuhan kami masih diberikan kesempatan untuk berbagi dan terima kasih untuk Kaneshiro Bali,” ucap Arief Melky Kadafuk dan Putu Yudana.
Manager Outlet Kaneshiro AYCE Bali, Made Victor didampingi Assistant Manager Kaneshiro Bali Janet Kurniawan bersyukur Anniversary ke-3 Kaneshiro Bali bertajuk “Kaneshiro H3art You” berjalan lancar.
“Pada ulang tahun ke-3 Kaneshiro Bali saya mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia Kaneshiro Bali. Tiga tahun sudah Kaneshiro hadir di Bali memberi warna dalam kuliner di Bali, khususnya Denpasar. Lebih dari itu, Kaneshiro tetap berkomitmen menjalankan aksi-aksi sosial. Kegiatan sosial kali ini Kaneshiro Bali menggandeng Komunitas ANOM PEDULI yang dikomandoi oleh Saudara Arif melakukan aksi berbagi makanan untuk ODGJ terlantar, tunawisma, dan Saudara difabel. Aksi ini sebagai wujud kepedulian Kaneshiro Bali terhadap lingkungan sosial. Saya juga mengajak para pengusaha-pengusaha yang ada di Bali untuk juga melakukan aksi sosial di lingkungannya. Semoga Kaneshiro Bali bisa terus memberikan yang terbaik untuk konsumen dan juga masyarakat Bali,” ucap Made Victor.
Sebelumnya, pada Senin, 16 Desember 2024, Kaneshiro Bali menggelar aksi berbagi di Yayasan Remagi Bali.
Tak main-main, donasi yang ditujukan untuk kaum difabel dengan kesulitan ekonomi tersebut berupa 30 sak beras 10 kg, 30 dus susu UHT 12x 1 liter, 60 krat telur, dan 120 liter minyak goreng.
Kaneshiro Bali yang menjadi pelopor sebagai restoran pertama di Pulau Dewata yang ramah terhadap masyarakat tuli senantiasa berkomitmen pada kegiatan-kegiatan sosial.
“Kaneshiro Bali didirikan tidak sekadar cari cuan atau untung, melainkan juga peduli terhadap Saudara-saudara kami yang kurang mampu. Khusus memaknai Hari Difabel Internasional Tahun 2024, kami berbagi dengan kawan-kawan difabel di sini (Yayasan Remagi Bali, red). Kami sekaligus mengajak pengusaha-pengusaha yang sudah sukses maupun sedang menuju sukses untuk ikut berbagi dan yakinlah bahwa dengan rajin berbagi kita tidak akan buntung, tetapi sebaliknya semakin untung,” pesan Made Victor.
Di Hari Difabel Internasional sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 6 Desember 2023 silam, Kaneshiro Bali hadir memberikan ruang berekspresi bagi Bali Deaf Community dan Komunitas Tari Lara Jiva.
Dalam upaya memangkas jarak antara “teman tuli” dan “teman dengar” tersebut, Kaneshiro Bali menambahkan bahasa isyarat pada video informasi official di restoran. (bp/ken)













