DENPASAR, Balipolitika.com– Always The First, ITB STIKOM Bali kembali membuktikan diri sebagai universitas swasta yang konsisten memberikan ruang untuk memperluas pengalaman internasional para mahasiswanya.
Buktinya, pada Sabtu, 31 Januari 2026, Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan melepas 4 mahasiswa, yakni Ida Bagus Putu Surya Negara, I Putu Arya Suta Dharmaja, I Made Krisna Widiatmika, dan Made Ivan Prawira Hartadinata yang mengikuti Program International Intership Thailand 2026.
Keempat mahasiswa ITB STIKOM Bali ini akan mengikuti program magang di Rajamangala University of Technology Thanyaburi (RMUTT), Thailand.
Dr. Dadang Hermawan, menjelaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program magang luar negeri tersebut dilaksanakan atas kemauan sendiri dengan skema biaya mandiri.
“Mahasiswa melaksanakan magang ke Thailand atas kemauan sendiri dan dengan biaya mandiri,” jelasnya di hadapan Direktur Utama PT Widya Dharma Shanti, I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, B.Bus; Ketua Yayasan Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., A.K.,C.A; Pengarah, Pembina, dan Pengawas Yayasan, Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., dan Drs. Satria Darma.
Kelompok Ahli ITB STIKOM Bali, Prof. Dr. Ir. Evi Triandini, SP., M.Eng. menambahkan program magang internasional ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara ITB STIKOM Bali dan RMUTT Thailand.
“Hari ini kita melakukan seremonial pelepasan empat mahasiswa STIKOM Bali yang akan melakukan internship intensif selama satu bulan di kampus RMUTT Thailand, mulai 2 Februari 2026 hingga 2 Maret 2026,” jelasnya.
Selama mengikuti program tersebut, para mahasiswa akan menjalani pembelajaran di Departemen Mekatronika dan Robotika RMUTT Thailand serta terlibat langsung dalam berbagai proyek praktis di kampus tersebut.
“Mereka akan mempelajari dan mengimplementasikan mekatronika dan robotika, baik untuk bidang kesehatan maupun industri. Program ini juga dikonversi menjadi 8 SKS serta mendapat 4 poin SKKM,” tambah Prof. Evi. (bp/ken)













