BADUNG, Balipolitika.com– Beredar luas informasi di masyarakat bahwa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Badung nomor urut 01 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Badung 2024, I Wayan Suyasa, S.H dan I Putu Alit Yandinata, S.S., M.A.P. akan hijrah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Isu itu semakin menguat dari sejumlah foto yang diunggah beberapa kali oleh Ketua PSI Kabupaten Badung, I Wayan Mudita.
Pertama, pada Minggu, 26 Oktober 2025, I Wayan Mudita mengunggah foto mantan Ketua Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Badung sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa bersama sejumlah sosok yang diketahui merupakan punggawa partai politik berlambang gajah tersebut.
“Makan malam bareng teman-teman. NB: saya hanya di belakang,” tulisnya dalam unggahan yang menampilkan I Wayan Suyasa mengepalkan tangan kanan mengenakan kemeja atas putih dan celana jeans biru layaknya anak muda.
Foto kedua diunggah Ketua PSI Badung pada Selasa, 28 Oktober 2025 menampilkan sosok I Putu Alit Yandinata.
Pada foto ini I Putu Alit Yandinata mengenakan warna baju dan bawahan sama dengan 9 orang lainnya dalam foto termasuk I Wayan Mudita, yakni putih hitam.
“Bersama teman-teman dalam suatu acara makan malam di Warung Made Seminyak. NB: saya cuma di samping,” tulis I Wayan Mudita dalam unggahan di media sosial tersebut.
Kode “di belakang” dan “di samping” yang ditulis I Wayan Mudita masing-masing untuk I Wayan Suyasa dan I Putu Alit Yandinata ini diprediksi bertalian dengan posisi duet Suyadinata itu jika bergabung di PSI.
I Wayan Mudita menulis “di belakang” menyiratkan I Wayan Suyasa akan duduk di kepengurusan DPW PSI Provinsi Bali.
Sementara kode “di samping” secara tidak langsung bermakna bahwa I Putu Alit Yandinata akan berada di sebelahnya bersama-sama membesarkan DPD PSI Kabupaten Badung.
Terkait isu santer hijrah ke PSI, baik I Wayan Suyasa dan I Putu Alit Yandinata menyatakan foto-foto yang beredar luas itu hanya kegiatan “makan malam” bersama; keduanya kompak irit bicara.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua PSI Badung I Wayan Mudita juga menyebut kegiatan itu cuma makan malam biasa.
“Cuma makan malam bersama teman-teman,” ucapnya. (bp/ken)













