GIANYAR, Balipolitika.com– Pemerintah Kabupaten Gianyar memperingati Hari Kesaktian Pancasila melalui upacara di Halaman Kantor Bupati Gianyar, Kamis, 1 Oktober 2026 pagi.
Peringatan ini menjadi peneguhan komitmen menjaga persatuan serta mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober berkaitan dengan rangkaian peristiwa 30 September 1965 yang menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Peringatan ini sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam suasana upacara yang berlangsung khidmat, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Gianyar, Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita, membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan NKRI pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap negara telah terjadi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh kelengahan dan kekurangwaspadaan terhadap upaya yang mengancam Pancasila sebagai ideologi negara.
Namun, dengan semangat kebersamaan, bangsa Indonesia tetap mampu memperkokoh tegaknya NKRI.
“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sukania Dwiyani saat membacakan ikrar yang ditandatangani Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada upacara seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk terus menjaga gotong royong, toleransi, dan kebersamaan demi kehidupan masyarakat yang harmonis serta keutuhan NKRI. (bp/ken)













