MALAYSIA, Balipolitika.com– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Denpasar di awal tahun 2026.
Tim KASAMI SMP Negeri 3 Denpasar berhasil meraih Gold Medal Bidang Health Care pada ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 melalui inovasi bertajuk MINDORA: An Interactive Digital Check-Up Application Prototype for Monitoring and Supporting Adolescent Emotional Wellbeing.
MINDORA merupakan prototipe aplikasi digital interaktif yang dirancang sebagai alat skrining awal kesehatan mental remaja.
Aplikasi ini membantu pengguna mengetahui tingkat kecemasan, stres, dan depresi secara mandiri.
Selain itu, MINDORA juga menyediakan informasi mengenai lima jenis gangguan kesehatan mental serta fitur diary digital yang memungkinkan remaja mencurahkan isi hati mereka secara lebih aman dan reflektif.
Tim KASAMI sendiri merupakan akronim dari “KAmi SAyang Mental kamI” yang mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini.
Inovasi ini lahir dari kepekaan para siswa terhadap meningkatnya tantangan emosional yang dihadapi remaja di era digital.
Keberhasilan meraih medali emas dalam ajang internasional tersebut tidak hanya mengharumkan nama SMP Negeri 3 Denpasar, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kota Denpasar, Provinsi Bali, serta Indonesia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat global dengan menghadirkan inovasi yang solutif dan berdampak sosial.
Prestasi Tim KASAMI menjadi simbol harapan bahwa dari ruang kelas di Denpasar lahir anak-anak yang siap menjadi aset berharga bagi daerah, Bali, dan Indonesia.
Generasi emas yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa solusi bagi masa depan; generasi yang memahami bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang menang, tetapi tentang memberi dampak bagi kehidupan banyak orang.
Capaian tersebut juga mencerminkan kualitas pendidikan di Kota Denpasar yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, dan ketangguhan mental siswa.
Dukungan dan arahan dari Dinas Pendidikan Kota Denpasar, kepemimpinan kepala sekolah, serta pembinaan intensif dari guru pembina menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya inovasi ini.
Inilah wujud nyata pendidikan yang berhasil: mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara mental dan peduli terhadap kesehatan jiwa.
Melalui MINDORA, para siswa tidak hanya menunjukkan kemampuan riset dan teknologi, tetapi juga kepedulian terhadap isu kesehatan mental di kalangan remaja.
Hal ini sekaligus menjadi gambaran hadirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi, namun juga memiliki empati dan tanggung jawab sosial.
Prestasi Tim KASAMI di Malaysia Technology Expo 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Prestasi luar biasa ini diraih berkat kerja keras tujuh siswa berbakat SMPN 3 Denpasar, yaitu Ketua Tim KASAMI, Nindita Adistakanta dengan anggota tim Made Windasari Agistya Putri, Made Kirana Gawitri, Komang Saguna Putra Nurjaya, Komang Berlian Holdenia, Putu Defika Asha Joghoan, dan Putu Nirwan Baskara Jayakarta.
Keberhasilan tim tidak lepas dari bimbingan para guru pembimbing yang turut berkontribusi besar dalam penelitian ini, yakni Putu Sri Utami Dewi, S.Pd., M.Pd.
“Kami Tim KASAMI (Kami Sayang Mental Kami) membuat prototipe aplikasi untuk mendukung dan monitoring kesehatan mental remaja dikarenakan banyaknya kasus yang mengarah kepada kesehatan mental sehingga kami berinisiatif untuk mendukung remaja terhindar dari permasalahan kesehatan mental,” ujar Nindita Adistakanta. (bp/ken)










